Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Dari Redaksi

Menjaga NKRI dari Radikalisme

Published 25/04/2017 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Otong Sulaeman

Liputanislam.com –Sebuah tayangan video yang diunggah di youtube menunjukkan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo sedang memberikan orasi ilmiah di sebuah perguruan tinggi di Padang, Sumatera Barat, sekitar tiga minggu yang lalu. Ada sejumlah pesan penting yang disampaikan pejabat nomor satu di Indonesia dalam hal keamanan negara itu. Salah satunya adalah soal menjaga NKRI dari berbagai ancaman yang datang dari luar.

Menurutnya, kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Indonesia malah bisa memancing bencana bagi negeri ini. Dulu, dengan alasan kekayaan inilah kaum imperialis mendatangi negeri ini. Setelah Indonesia merdeka, upaya untuk tetap menghegemoni bangsa ini tak pernah hilang, karena kekayaan alam bangsa Indonesia masih banyak tersisa. Apalagi sebagian dari kekayaan alam itu berupa sumber daya alam yang bisa diperbaharui (renewable resources) seperti kekayaan laut (perikanan) dan juga kekayaan hutan. Kekayaan yang tersisa ini masih menggiurkan pihak-pihak asing untuk menguasainya.

Ada beragam cara yang dilancarkan oleh pihak asing untuk menguasai negeri ini, dan cara paling efektif adalah dengan memecah-belah rakyat Indonesia. Sejarah imperialisme dunia menunjukkan bahwa sebuah bangsa yang bersatu tak pernah bisa ditaklukkan; dan sebaliknya, gerbang  utama penaklukkan sebuah bangsa adalah memecah persatuan dan kebersamaan bangsa ini.

Saat sebuah bangsa saling cakar dengan sesama, bangsa itu akan melemah dengan sendirinya. Energi bangsa ini akan habis dikuras untuk saling melemahkan. Di saat itulah pihak asing akan masuk dan melakukan segala macam kelicikan demi tercapainya keinginan mereka.

Dalam orasi ilmiah tersebut, Jenderal Gatot secara jelas menunjuk radikalisme berjubah Islam sebagai ancaman terbesar bagi persatuan dan kesatuan bangsa di saat ini. Dengan menggunakan video yang dibuat liputanislam.com sebagai data, Jenderal Gatot merujuk kasus porak-porandanya Suriah sebagai contoh dan ancaman bagi bangsa Indonesia. Jenderal Gatot meyakini bahwa Indonesia berpotensi menjadi ‘Suriah berikutnya’. Jenderal Gatot melihat bahwa pola-pola yang membentuk tragedi Suriah sudah tampak nyata di Indonesia. Jika kita tidak mengantisipasinya, keterpurukan  Indonesia hanya tinggal menunggu waktu.

Bersama dengan Jenderal Gatot, kita menyeru kepada siapa saja yang mencintai bangsa ini agar mewaspadai radikalisme berkedok agama. Kepada kaum Muslimin yang menjadi ummat mayoritas di negeri ini, kita menghimbau agar mereka tidak mudah termakan fitnah yang berujung kepada permusuhan. Kepada saudara-saudara non-Muslim sesama anak bangsa, kita ingin menegaskan bahwa fitnah, provkasi, dan radikalisme itu sebenarnya tak ada dalam literatur agama Islam. Itu hanyalah ulah sekelompok kecil ummat Islam yang menyalahpahami ajaran agama.

Kabar baiknya, di tengah-tengah bangsa ini masih sangat banyak tokoh dan komponen yang setia kepada Islam yang hakiki. Di sisi lain, kita masih mempercayai Pancasila sebagai dasar negara  serta perekat kesatuan dan persatuan bangsa. Inilah yang harus kita jaga sebaik-baiknya, agar radikalisme tidak berkembang terlalu jauh.

Demi keterjagaan bangsa ini, jagalah persatuan dan kesatuan bangsa; jagalah NKRI. Katakan “tidak” kepada fitnah, provokasi, dan radikalisme berjubah Islam. (editorial/liputanislam/ot)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Editorial

Zionis Israel Sedang Tidak Baik-Baik Saja

By Farid
Editorial

Rujuknya Iran dengan Arab Saudi, Tamparan bagi AS

By Farid
Editorial

Berdamai dengan Zionis Israel Adalah Delusi Konyol

By Farid
Dari Redaksi

Urusan Palestina, Jangan Pernah Berharap kepada Lembaga ‘Banci’ PBB

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account