Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Dari Redaksi

Kacaunya Nalar #SaveAleppo

Published 20/12/2016 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

save-okOtong Sulaeman

LiputanIslam.com–Krisis Suriah kini memasuki babak baru.  Media-media mainstream beramai-ramai menebar seruan penyelamatan warga sipil Aleppo. Tagar SaveAleppo memenuhi ruang medsos. Narasinya sama: Aleppo, kota terbesar di Suriah, sedang menghadapi krisis kemanusiaan. Pasukan pemerintah Suriah (Assad) dengan dukungan Rusia, Iran, dan Hizbullah, telah menggelar serangan brutal hingga menyebabkan jatuhnya korban sipil dalam jumlah yang banyak.

Seperti biasa, seruan itu solidaritas Aleppo itu disertai dengan penyebaran beragam foto yang diklaim sebagai anak-anak Aleppo yang menjadi korban kekejaman Rezim Assad. Seperti biasa, berbagai foto tersebut kemudian terbukti sebagai foto palsu, karena foto-foto itu sebenarnya sama sekali tidak terkait dengan situasi terkini di Aleppo, Suriah. Sebagian foto diambil dari Gaza, sebagiannya dari Irak, Yaman, bahkkan Azerbaijan. Ada yang terkait dengan Suriah, tapi kejadiannya bukan di Aleppo, dan pelaku kekejaman terhadap anak-anak itu justru adalah para pemberontak/teroris yang memang terbukti sangat sadis.

Seperti biasa, kepalsuan foto-foto itu diungkap oleh para blogger dan wartawan independen. Cara yang mereka pakai bisa dibilang sangat simple: masukkan image yang dimaksud di search engine Google, dan Anda akan mendapatkan fakta bahwa itu adalah foto-foto yang berasal dari kawasan lain dan di waktu yang sudah lewat.

Seperti biasa pula, perjuangan para blogger dan wartawan independen untuk mengungkap hakikat dan menepis fitnah itu mendapatkan reaksi keras dari para penyebar hoax. Mereka dituduh Syiah, anti kemanusiaan, pendukung rezim opresif, bahkan dituduh komunis. Yang sangat memprihatinkan –karena ini menabrak prinsip logika yang paling elementer–, kemanusiaan yang dimaksud oleh para penebar hoax itu kembali kepada foto-foto palsu itu. Assad dicitrakan sebagai seorang yang luar biasa ganas dan buas, didasarkan kepada foto-foto yang sudah direkayasa.

Jadi,dalam penalaran mereka, Aleppo harus dibela karena saat ini sedang menghadapi kekejaman rezim Assad. Buktinya adalah foto-foto palsu itu. Lalu, ketika ada yang berhasil membuktikan bahwa foto-foto itu palsu alias hoax, mereka menjawab bahwa pembongkar kepalsuan foto-foto itu adalah pendukung Assad yang represif. Karena itu, kata-kata dari pendukung sebuah rezim represif sama sekali tidak kredibel. Mereka juga menambahkan bahwa seandainya foto-foto Aleppo itu palsu, hal itu tidak mengurangi bukti kekejaman Assad, karena aksi-aksi kejam Assad bukan hanya di Aleppo, melainkan di seluruh penjuru Suriah. Aksi kekejaman itu bahkan sudah berlangsung sejak lima tahun yang lalu.

Nah, kalau Anda tanyakan kepada mereka, apa bukti kekejaman Assad, mereka akan menyodorkan bukti yang lagi-lagi berupa foto, video, dan berita hoax. Ya, lagi-lagi hoax! Lihatlah betapa kacaunya logika yang dibangun.

Inilah kondisi kaum Muslimin sekarang. Mereka terombang-ambing bagai buih di lautan, dipermainkan oleh ombak narasi hoax ala media mainstream dan syahwat politik segelintir orang yang hanya mencintai kehidupan duniawiah.

Di bulan Rabi’ul Awwal yang mulia ini, sepatutnya kita semua merenungi jejak langkah perjuangan Baginda Nabi SAW untuk kemudian meneladaninya. Lihatlah, bagaimana Nabi tak pernah sekalipun menggunakan fitnah dan rekayasa dalam perjuangan menegakkan agama Islam, sekalipun yang dihadapi adalah musuh agama ini. “Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil.” (Al-Maidah: 8).(fa)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Editorial

Zionis Israel Sedang Tidak Baik-Baik Saja

By Farid
Internasional

Assad: Prioritas Suriah adalah Hengkangnya Pasukan AS dan Turki

By Hadi
Editorial

Rujuknya Iran dengan Arab Saudi, Tamparan bagi AS

By Farid
Editorial

Berdamai dengan Zionis Israel Adalah Delusi Konyol

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account