Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Dari Redaksi

Intimidasi atas Nama Islam

Published 17/04/2017 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

Otong Sulaeman

LiputanIslam.com –Panggung politik Indonesia saat ini sedang hangat-hangatnya memperbincangkan putaran kedua pemilukada Jakarta dengan kontestan pasangan Ahok-Djarot dan Anies-Sandi. Cukup banyak pihak yang merasa khawatir dengan situasi di hari pencoblosan dan ekses yang timbul, apapun hasil pemilunya.

Jika diasumsikan Ahok-Djarot yang menang, terbuka kemungkinan bahwa situasi akan semakin panas. Hasil pemilukada akan terus digugat, baik secara hukum ataupun dengan tekanan politik dan aksi jalanan.  Bagaimanapun juga, sebagian warga Jakarta sudah terlanjur yakin bahwa Ahok adalah penista agama, tak peduli dengan vonis pengadilan yang akan dikeluarkan oleh hakim yang masih sedang menyidangkan kasus ini. Sebagian warga Jakarta sudah terlanjur meyakini bahwa pendukung Ahok adalah munafik, bahkan murtad, sampai-sampai jenazahnya tak layak disalatkan.

Bagaimana Anda akan bisa menerima kepemimpinan orang yang menista agama Anda? Bagaimana pula Anda harus hidup berdampingan dengan orang-orang munafik dan murtad, yang justru mendukung orang yang menista agama Islam?

Jika diasumsikan pasangan Anies-Sandi yang menang, tak sedikit yang merasa khawatir dengan wajah ibukota di masa yang akan datang. Tak bisa dipungkiri, sentimen SARA akan menjadi faktor determinan atas kemenangan tersebut. Sebagian besar pemilih Anies-Sandi adalah mereka yang membenci Ahok sebagai “orang kafir penista agama”. Maka, naiknya Anies-Sandi sebagai duet pemimpin ibukota akan membawa nuansa primordial tersebut. Para pendukung Anies-Sandi tentu akan terus “mengawal” pemerintahan baru dengan cara-cara yang sesuai dengan “aspirasi” gaya mereka.

Gayanya tentu tak akan jauh-jauh dari demo-demo sebagaimana yang sudah berlangsung berjilid-jilid, juga mobilisasi massa seperti Tamasya Al-Maidah, yang akan mendatangkan lebih dari sejuta massa ke TPS-TPS pada hari H pencoblosan, tanggal 19 April 2017. Mereka sudah belajar bahwa aksi-aksi tersebut sangat efektif untuk menggolkan apapun yang menjadi tujuan mereka.

Jadi, siapapun yang menang, situasinya memang diperkirakan akan tetap panas. Hal ini tak lain karena keberadaan kelompok-kelompok intoleran yang terus bergerak melakukan provokasi dan intimidasi. Jumlah mereka sebenarnya sangat sedikit. Akan tetapi, mereka punya dana besar dan militansi sekuat baja.  Mereka juga tak pernah takut menebar fitnah dan kebohongan, demi tercapainya tujuan-tujuan mereka.

Dalam beberapa tahun terakhir ini, aksi-aksi intimidatif memang sangat marak terjadi di negeri ini, dan juga di beberapaa kawasan lain di dunia. Saat ini, kita sedang prihatin atas gerakan Tamasya Al-Maidah yang kental beraroma intimidasi. Kamis lalu (13 April), sebuah acara diskusi yang digelar aktivis Lentera Negeri dibubarkan paksa.  Pelakunya adalah kelompok intoleran yang mengaku bernama Laskar Pemburu Aliran Sesat (LPAS).

Nuh jauh di sana, di Negeri Syam (Suriah), sedikitnya 126 orang yang sebagian besar di antaranya penduduk Fu’ah dan Kefraya, tewas terbunuh akibat ledakan bom bunuh diri yang menyasar beberapa bus yang mengevakuasi mereka dari dua kota tersebut. Lebih dari setengahnya dari korban bom bunuh diri itu adalah anak kecil. Penduduk kedua kota itu dievakuasi setelah dua tahun dikepung oleh pasukan pemberontak dan teroris.

Berbagai peristiwa intimidatif itu diotaki oleh kelompok yang sama, yang bergerak dengan menggunakan cara-cara yang mirip satu sama lain. Sayangnya, mereka menggunakan jubah Islam, sehingga masih banyak orang Islam yang tertipu dengan mereka. Inilah bencana yang sebenarnya bagi agama Islam yang kita cintai dan kita banggakan. (editorial/liputanislam/ot)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Editorial

Zionis Israel Sedang Tidak Baik-Baik Saja

By Farid
Editorial

Rujuknya Iran dengan Arab Saudi, Tamparan bagi AS

By Farid
Editorial

Berdamai dengan Zionis Israel Adalah Delusi Konyol

By Farid
Dari Redaksi

Urusan Palestina, Jangan Pernah Berharap kepada Lembaga ‘Banci’ PBB

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account