Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Dari Redaksi

Asian Para Games, Momen Memuliakan Manusia

Published 08/10/2018 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Otong Sulaeman

LiputanIslam.com – Pergelaran Asian Games yang ditutup awal bulan September 2018, dilanjutkan dengan pergelaran ajang olahraga Asia lainnya, yaitu Asian Para Games. Ini adalah olimpiade olahraga tingkat Asia yang diikuti oleh para penyandang disabilitas. Sabtu, 9 Oktober, Presiden Joko Widodo secara resmi telah membuka even ini.

Pesan paling kuat yang ingin disampaikan oleh ajang olahraga ini adalah pemberian kesempatan dan kepercayaan kepada saudara-saudara kita yang menderita kecacatan secara fisik untuk tetap berkarya dan berprestasi. Mereka yang punya keterbatasan fisik pun ternyata punya banyak hal yang bisa mereka pertunjukkan kepada dunia. Ada yang cacat kaki, tapi masih berlomba lari dan sepakbola. Dengan kursi roda, mereka juga bisa mempertontonkan kemampuan mendrible bola basket dan menembakkannya secara tepat. Sambil duduk, mereka masih bisa melakukan smash ataupun blok atas bola volley yang mereka mainkan.

Dalam pandangan Islam, tubuh manusia adalah “bungkus” atas ruhnya. Hakikat manusia ada pada ruhnya, bukan pada tubuhnya. Yang pertama kali diciptakan oleh Allah adalah ruh dulu. Barulah kemudian di saat janin di dalam perut ibu berusia empat bulan, ruh itu dimasukkan (atau “ditiupkan”) oleh Allah kepada sang janin. Karena itu, saat Anda menyaksikan para atlet  berlomba di ajang Asian Para Games, Anda sebenarnya sedang menyaksikan raga-raga yang bergerak; raga-raga yang menjadi bungkus bagi ruh-ruh yang menggerakkan raga tersebut.

Ruh-ruh mereka pada dasarnya tak berbeda dengan kita; ruh-ruh yang tak bercacat, mampu berpikir, merasa, mencintai sesama, dan ingin berbagi cahaya kepada dunia. Jika ruh-ruh tersebut mampu dikembangkan sampai tingkatan yang optimal, mereka bahkan lebih berprestasi atau lebih bermanaat bagi kehidupan dibandingkan kita yang “normal”

Ruh yang menjadi hakikat dari setiap manusia itu mulia. Ruh itu diciptakan oleh Zat Yang Mahamulia, Allah SWT. Tak ada yang sia-sia dari penciptaan-Nya. Dia pasti punya rencana untuk setiap ruh yang Dia ciptakan. Apalagi ini adalah ruh manusia, anak keturunan Adam as. Dulu, seluruh penduduk surga diperintahkan oleh Allah untuk sujud kepada Adam, karena Adam adalah manusia, bukan karena ia adalah seorang nabi. Setiap ruh manusia tercipta dan langsung menjadi mulia, karena punya potensi untuk menjadi makhluk yang disujudi (dipuji dan dimuliakan) oleh semesta.

Momen pergelaran Asian Para Games ini selayaknya bisa menggugah kesadaran terdalam pada jiwa kita semua, bahwa setiap manusia adalah mulia. Mereka yang secara fisik tercipta dalam keadaan cacat pada dasarnya adalah jiwa-jiwa yang mulia.

Pemahaman seperti ini sangat penting, di tengah-tengah situasi dunia yang dipenuhi dengan kekerasan, egoisme, rasisme, dan perendahan terhadap harkat derajat manusia. Pemahaman seperti ini juga penting, karena di tahun politik saat ini, tiap jiwa manusia seringkali hanya dipandang dari sisi bahwa ia bernilai satu suara (one vote). Mereka dianggap ada karena diperlukan untuk mendulang suara. Alangkah naifnya cara pandang seperti itu. Yakinlah, Tuhan pasti marah karena ciptaan terbaik-Nya ditempatkan pada posisi serendah itu. (os/editorial/liputanislam)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Editorial

Zionis Israel Sedang Tidak Baik-Baik Saja

By Farid
Editorial

Rujuknya Iran dengan Arab Saudi, Tamparan bagi AS

By Farid
Editorial

Berdamai dengan Zionis Israel Adalah Delusi Konyol

By Farid
Dari Redaksi

Urusan Palestina, Jangan Pernah Berharap kepada Lembaga ‘Banci’ PBB

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account