Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Pembalasan Jihad Islam Palestina atas Serangan Maut Israel

Published 14/11/2019 5 Min Read
Share
5 Min Read
SHARE

LiputanIslam.com –  Situasi di Jalur Gaza mendidih, dan Israelpun bahkan mempersiapkan tempat-tempat penampungan untuk mengantisipasi keadaan terburuk menyusul aksi terornya terhadap seorang seorang komandan terkemuka sayap militer faksi Jihad Islam, Brigade Quds, Baha Abu al-Ata, dan target lain di Damaskus, ibukota Suriah.

Pasukan Zionis Israel Selasa lalu (12/11/2019) melancurkan dua serangan roket dengan tujuan menghabisi dua pemimpin terkemuka gerakan Jihad Islam; pertama adalah Baha Abu al-Ata, dan kedua adalah Akram Ajouri, seorang anggota biro politik Jihad Islam di Damaskus. Abu al-Atta dan istrinya gugur, sementara Ajouri selamat, meskipun putranya, Muadz, dan seorang pengawalnya gugur syahid akibat serangan itu.

Baca: Sekilas Tentang Syahid Baha Abu Al-Ata

Jihad Islam dan faksi-faksi perlawanan Palestina lainnya membalas serangan Israel itu dengan melepaskan lebih dari 160 roket ke berbagai kota dan permukiman Zionis di selatan Israel, termasuk Tel Aviv, Hadera, Ashkelon dan Sderot.

Menurut media Israel, balasan dari Jalur Gara menjatuhkan 46 orang korban “luka ringan” di pihak Israel, menimbulkan kerusakan pada beberapa rumah di Sderot dan Netivot di bagian selatan Israel, dan membuat sekolah-sekolah di wilayah pendudukan Palestina tahun 1948 itu terpaksa diliburkan kharena khawatir terjadi eskalasi serangan balasan dari Gaza.

Baca: Usai Syahidnya Abu Al-Ata, Roket-roket Palestina Langsung Menghujani Israel

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menebar aksi berdarah itu terutama sebagai upaya meningkatkan peluangnya untuk tetap menjadi perdana menteri dan demi menghindari ancaman hukuman penjara dalam kasus korupsi.

Beberapa petinggi gerakan Jihad Islam, faksi yang tidak berpartisipasi dalam pemilihan legislatif atau pemilihan presiden Palestina di bawah Kesepakatan Oslo, menegaskan bahwa mereka akan terus berusaha melancarkan serangan balasan sengit.

“Musuh, Israel, telah melampaui semua garis merah, dan gerakan ini akan membalas darah para syuhadanya,” tegas Sekjen Jihad Islam Ziyad al-Nakhalah yang dikenal sebagai sosok bergaris keras.

Senada dengan ini, Khaled al-Batsh, anggota biro politik Jihad Islam, dalam sebuah pidato pada majelis belasungkawa atas gugurnya Abu al-Ata dan istrinya yang berlangsung di Masjid Al-Omari di Gaza menegaskan pihaknya “akan membalas tanpa perhitungan”, suatu pernyataan yang seakan mengabaikan apa yang ditengara oleh para pengamat di Jalur Gaza bahwa faksi Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) cenderung kepada de-eskalasi.

Pusat komando gabungan yang mencakup sayap-sayap militer faksi-faksi pejuang Palestina di Jalur Gaza mengadakan pertemuan darurat untuk membahas aksi teror Israel tersebut dan mekanisme pembalasan atasnya. Tidak ada pengumuman mengenai keputusan yang diambil dalam pertemuan ini, namun ada dugaan bahwa semua faksi sepakat untuk membalas.

Rakyat Palestina di Jalur Gaza maupun Tepi Barat juga tampak sedang naik darah. Para pelayat menuntut pembalasan telak, dan sumber-sumber di Jalur Gaza menegaskan adanya tuntutan pembalasan secepatnya dan penolakan terhadap de-eskalasi.

Sumber-sumber yang sama juga menegaskan bahwa gerakan Jihad Islam menolak mediasi Mesir yang diminta Netanyahu untuk meredakan keadaan, sementara semua petinggi Jihad Islam menutup telepon mereka, dan menolak berkomentar mengenai mediasi Mesir.

Jalur Gaza sedang mengalami eskalasi ketegangan yang bisa jadi akan berkepanjangan, dan dapat pula menyulut perang panjang. Al-Nakhalah melontarkan ancaman bahwa serangan balasan akan menyasar Tel Aviv dan bandaranya serta berbagai fasilitas infrastruktur Israel lainnya. Usai ancaman ini, salah satu roket yang melesat dari Jalur Gaza menerjang kawasan yang terletak di antara kota Quds (Yerussalem) dan Ramallah, dan satu roket lain menghantam jalan protokol Tel Aviv.

Baca: Hizbullah Kutuk Serangan Israel ke Jalur Gaza

Netanyahu adalah orang yang bertanggung jawab atas agresi Israel dan karena itu harus siap pula menanggung resikonya. Jalur Gaza tenang sebelum agresi kali ini, karena semua faksi pejuang, termasuk Jihad Islam dan Hamas, mematuhi gencatan senjata yang dicapai oleh mediator Mesir terkait dengan konfrontasi Gaza-Israel sebelumnya.

Tidak jelas apakah Hamas akan mengambil bagian dalam pembalasan.  Jika Hamas berpartisipasi maka ribuan roket dapat menyasar target-target vital dan berbagai kota Israel, dan menyebabkan kerugian jiwa dan materi dalam jumlah besar, mengingat pernyataan yang pernah disampaikan oleh pemimpin Hamas Yahya Sinwar di Jalur Gaza bahwa pihaknya memiliki 70.000 rudal canggih dan berpresisi, yang mampu membom target Israel selama enam bulan tanpa putus.

Ketika Israel membunuh Yahya Ayyash, seorang pemimpin sayap militer Hamas, Brigade Ezzeddin Al-Qassam, pada tahun 1995, kelompok ini bersumpah untuk melakukan empat operasi berani mati syahid sebagai pembalasan. Sumpah itupun lantas mereka buktikan hingga hampir sebanyak 40 orang Israel tewas dan ratusan lainnya terluka di Yerusalem, Hadera dan Tel Aviv.

Karena itu, pertanyaannya yang mencuat sekarang ialah seberapa besar serangan Jihad Islam selaku mitra Hamas dalam membalas darah pemimpinnya, Abu Al-Atta? Sekjen Jihad Islam Ziyad al-Nakhalah tentunya adalah satu-satunya orang yang memiliki jawaban atas pertanyaan ini. (mm/raialyoum)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account