Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Opini

Mengawal Integritas Pemilu 2019

Published 19/04/2019 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

Oleh: Muhammad Imam Subkhi*

Integritas pemilu tidak datang dengan begitu saja, perlu usaha keras dan komitmen mewujudkannya. Integritas pemilu dapat kita deskripsikan sebagai pemilihan yang didasarkan pada prinsip-prinsip demokrasi hak pilih universal dan kesetaraan politik sebagaimana tercermin dalam standar dan perjanjian internasional, profesional, tidak memihak, dan transparan dalam persiapan dan administrasi sepanjang siklus pemilihan (Yayasan Kofi Annan, 2012).

Pemilu tanpa integritas berakibat pada rendahnya kepercayaan publik baik di dalam negeri maupun kancah internasional, karena akan menghasilkan para pemimpin dan wakil rakyat yang tidak terpercaya, dan pemerintah tidak memiliki legitimasi. Kepercayaan terhadap pemilu ini akan sangat bergantung bagaimana kita menjaga integritas pemilu. Secara teori, semakin berintegritas suatu pemilu, maka akan semakin kuat kepercayaan terhadap Pemilu.

Petahana vs Oposisi
Realitas politik Pemilu 2019 seolah menjadi ulangan Pemilu 2014 yang kembali mempertandingkan Joko Widodo dengan Prabowo Subianto. Memang kondisi 2019 ini berbeda dari segi konfigurasi politik di dalam negeri, di mana Partai Golkar dan PPP yang menjadi pendukung Prabowo Subianto pada 2014 kini beralih kepada Joko Widodo. Selain itu, jika pada Pemilu 2014 lalu tidak ada incumbent, maka pada 2019 ini posisi Joko Widodo menjadi petahana.

Kondisi ini tentu akan sangat berpengaruh pada narasi politik yang dibangun masing-masing kubu untuk memenangkan pertarungan. Dalam kondisi ini, yang akan menjadi pertaruhan adalah legitimasi pemilu dan kredibilitas penyelenggara pemilu. Ketika petahana berhadapan dengan oposisi, selain bicara pertarungan gagasan dan narasi politik untuk memenangkan pemilu, yang menjadi sorotan tajam adalah penyelenggara pemilu.
Narasi Kecurangan

Narasi kecurangan pemilu yang sering digunakan untuk meyakinkan pemilih adalah “jika petahana kembali menang, maka sudah dipastikan curang, dan jika oposisi menang, maka pemilu berjalan adil”. Narasi seperti ini, yang digulirkan terus menerus untuk meyakinkan publik, tentu sangat berbahaya. Karena legitimasi pemilu dan penyelenggara pemilu menjadi pertaruhan.
Penyelenggara pemilu dalam setiap gerak langkahnya menjalankan tahapan pemilu selalu diasosiasikan menjadi alat petahana untuk melanggengkan kekuasaan. Dalam Studi Perbandingan Tata Kelola Pemilu, Shaheen Mozaffar dan Andreas Schedler (2002) menyebut pemilu, sebagai salah satu bidang kehidupan modern saat ini, menjadikan pemerintahan dianggap sah apabila dalam pelaksanaannya dari hasil yang tidak pasti.

Pemenang pemilu tidak bisa ditentukan di awal, namun harus diketahui setelah hasil pemilihan yang dilakukan warga negara dihitung secara keseluruhan. Hal ini untuk mengatur persaingan yang adil dalam kompetisi politik. Selain itu juga untuk memastikan imparsialitas penyelenggara pemilu.

Penyelenggara pemilu dalam melaksanakan pemilu tentu harus tetap bertahan dengan koridor aturan yang berlaku dan menjalankan pemilu secara jujur dan adil. Langkah KPU yang kembali mempublikasikan hasil penghitungan suara dari setiap TPS menjadi salah satu dari bagian sistem yang dibangun penyelenggara pemilu dalam mengawal integritas pemilu.
Dengan dipublikasikannya hasil penghitungan suara di TPS melalui website yang bisa diakses oleh seluruh masyarakat akan menjawab apakah ada manipulasi hasil penghitungan suara atau tidak. Apalagi ini jika ditunjang dengan partisipasi warga negara yang ikut mempublikasikan formulir C1 Plano yang merupakan hasil penghitungan paling otentik.
Integritas pemilu tidak datang dari ruang hampa secara tiba-tiba. Namun perlu kerja keras, kejujuran, akuntabilitas, dan transparansi dengan membangun sistem yang baik. Legitimasi pemilu dan penyelenggara pemilu harus dijaga dari tekanan kekuasaan dan juga delegitimasi oleh pihak lainnya. (LiputanIslam.com)
*Program Tata Kelola Pemilu FISIP Unair, disalin dari Detik, 18 April 2019.

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Opini

Perang Opini di Dunia, Israel Kalah Telak Melawan Palestina

By Muhammad
Indonesiana

Seruan Jihad Lewat Adzan, Melawan Siapa?

By Fadel
Indonesiana

Kasus Telkomsel dan Hassan Haikal yang Kian Meradang

By Fadel
Analisis

Dari Palestina Hingga Amerika, Kita Harus Membela Hak Semua Orang untuk Bernapas

By Rachel
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account