Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Tabayun

Tahun Kebangkrutan Industri Gula Nasional

Published 08/04/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

pabrik_gula_di_kediriSurabaya, LiputanIslam.com — Musim giling tebu 2014 dikhawatirkan menjadi tahun petaka bagi para petani dan industri gula dalam negeri. Bila tidak diatasi akan terjadi kebangkrutan massal dan meningkatkan angka pengangguran.

Ketua Umum Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia Arum Sabil mengatakan kondisi pada 2013 kemarin sangat memprihatinkan bagi petani tebu dan industri gula dalam negeri.

“Akan terjadi kebangkrutan massal dialami petani dan industri gula. Ini bencana,” kata Arum Sabil seusai pertemuan dengan Gubernur Jawa Timur di kantor Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Surabaya, Senin (7/4).

Menurut Arum, biaya produksi gula petani di atas Rp 11 ribu per kilogram pada 2013 lalu. Sedangkan harga gula petani di bawah Rp 9.000. Pada 2014 ini, menurut Arum, indikasi harga gula berada di bawah Rp 8.000 sudah sangat kentara. Badan Urusan Logistik mengimpor gula plus biaya masuk dengan harga sekitar Rp 7.200.

“Kalau biaya produksi petani sudah di atas Rp 11 ribu, ini akan menjadi petaka.”

Untuk itu APTRI mendesak pemerintah agar mengimpor gula berdasarkan kuota kebutuhan di dalam negeri guna menjaga pasokan dan permintaan. Bukan berdasarkan kapasitas pesanan industri makanan dan minuman yang ada di dalam negeri.

APTRI juga meminta penetapan daftar negatif investasi terhadap industri gula yang berbahan baku gula mentah impor. Juga meningkatkan efisiensi dan revitalisasi pabrik gula serta tanaman tebu. Peningkatan itu ditandai dengan rendemen petani tebu minimal 12 persen atau sesuai dengan Peraturan Daerah 17 Tahun 2012 bahwa jaminan rendemen petani tebu minimal 10 persen.

Jika rendemen 12 persen dan rata-rata produksi tebu mencapai 100 ton per hektare, biaya produksi petani bisa sekitar Rp 6.400. Sekarang ini gula impor tanpa biaya masuk berada pada kisaran harga Rp 6.500. Artinya, produksi gula dalam negeri memiliki daya saing dengan gula impor.

Usulan itu disampaikan APTRI kepada Gubernur Jawa Timur agar diteruskan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Gubernur Jawa Timur Soekarwo pun berjanji akan menyampaikan usulan APTRI kepada pemerintah pusat. Termasuk memperjelas penanggung jawab atas harga pokok pembelian (HPP) gula. Para petani meminta HPP gula Rp 9.500.

“Saya akan sampaikan ke Presiden, yang mengagun Rp 9.500 itu siapa? Apa Kementerian Perdagangan?”

Pihaknya juga akan membentuk tim untuk menelusuri penyebab rendemen hanya berkisar 7 persen. Padahal dalam peraturan daerah jelas menyebutkan bahwa rendemen petani tebu bisa mencapai 10 persen.(ca/detiknews)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Tabayun

PBB: Terjadi Eksekusi-Eksekusi Cepat Bermotif Sektarian di Suriah

By Muhammad
Tabayun

Gencatan Senjata Diusulkan untuk  Gaza, Begini Beberapa Rinciannya

By Muhammad
Galeri

Falasi Zionis (6): Ada Teroris Membela Palestina

By Farid
Galeri

Falasi Zionis (5): Melawan Israel Itu Irasional

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account