Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Tabayun

Menakar Pamor Suriah Di Depan Liga Arab

Published 28/09/2017 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

LiputanIslam.com –   Menlu Aljazair Abdelkader Messahel dalam sebuah pernyataan yang disampaikan kepada TV RT milik Rusia  ketika mewakili negaranya dalam pertemuan Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat, menyerukan kembalinya Suriah ke pangkuan Liga Arab.

Seruan ini akan lebih relevan jika terbalik, yakni kembalinya Liga Arab kepada Suriah dan meminta maaf kepada Damaskus karena telah mengambil salah satu keputusan terburuk dalam sejarah organisasi negara-negara Arab ini.  Keputusan ini tak lain ialah pembekuan keanggotaan Suriah dalam Liga Arab hanya lantaran di awal krisis Suriah terdapat tekanan dari sejumlah negara Arab Teluk Persia yang memang mensponsori pemberontakan di Suriah untuk menggusur pemerintahan di Damaskus.

Suriah sendiri hampir pasti tak segalau negara-negara tersebut dalam masalah ini. Selama enam tahun terakhir sejak keanggotaan Suriah di Liga Arab dibekukan tak ada satupun pejabat Suriah menyebutkan nama Liga Arab, apalagi memohon untuk kembali kepadanya.

Liga Arab telah melakukan tiga kesalahan besar yang sulit dilupakan begitu saja;

Pertama, mempercepat keberadaan banyak tentara Amerika Serikat (AS) di daratan Semenanjung Arabia sehingga memuluskan invasi dan pendudukan terhadap Irak.

Kedua, menyalakan lampu hijau bagi serangan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) terhadap Libya dan campurtangannya untuk menumbangkan rezim di sana pada tahun 2011 sesuai konspirasi Perancis dan Inggris yang didukung AS.

Ketiga, pembekuan keanggotaan Suriah dalam Liga Arab lalu pemberian tempat kepada oposisi Suriah pimpinan Moaz al-Khatib dalam Pertemuan Puncak Liga Arab tahun 2013.

Citra Liga Arab justru semakin runyam dan memalukan bangsa-bangsa Arab. Sidang ke-148 para menteri luar negeri Liga Arab di Kairo dua pekan lalu diwarnai ketegangan dan dialog yang tak lagi menggunakan bahasa diplomatik antara Qatar dan empat negara lawannya.

Di pihak lain, pemerintah dan tentara Suriah telah terbukti solid selama hampir enam tahun, meskipun pada sebagian waktu di antaranya telah bertempur di lebih dari 100 front sekaligus melawan konspirasi yang didukung oleh berbagai kekuatan raksasa regional dan dunia yang telah menggelontorkan miliaran Dolar AS, puluhan ribu alat tempur, mempersenjatai dan memfasilitasi kedatangan para kombatan Arab dan lain-lain ke Suriah.

Dengan pamor sedemikian rupa, rakyat dan pemerintah Suriah tentu terlampau gagah untuk merunduk mengemis keanggotaan lagi dalam Liga Arab, apalagi statusnya sebagai anggota lembaga ini tak memberi apa-apa bagi mereka.

Terlepas dari itu, apa yang diserukan oleh Menlu Aljazair tetap layak dihargai  karena bertolak dari upaya dan iktikad yang baik. Abdelkader Messahel adalah sedikit di antara para sejawat Arabnya yang berani berkunjung ke Damaskus dan mengabaikan boikot terhadap Suriah.  Tak hanya itu, sejak awal krisis Suriah Aljazair sebenarnya juga berada di kubu pemerintah Suriah melawan oposisi dukungan asing.

Aljazair sendiri sudah mengalami perang saudara yang berdarah-darah selama delapan tahun hingga merenggut nyawa lebih dari 200,000 orang Aljazair. Negara ini pada akhirnya dapat berlabuh dengan aman dari samudera krisis dan menggapai rekonsiliasi nasional. Keberhasilan Aljazair ini bisa jadi juga merupakan preseden baik bagi pemerintah Suriah untuk tetap resisten, pantang menyerah, dan optimis mencapai rekonsiliasi nasional untuk kemudian mengenyam pengalaman hidup secara lebih demokratis sebagaimana terjadi di Aljazair atau bahkan lebih bermutu lagi. (mm)

Sumber: Ray al-Youm

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Tabayun

PBB: Terjadi Eksekusi-Eksekusi Cepat Bermotif Sektarian di Suriah

By Muhammad
Tabayun

Gencatan Senjata Diusulkan untuk  Gaza, Begini Beberapa Rinciannya

By Muhammad
Galeri

Falasi Zionis (6): Ada Teroris Membela Palestina

By Farid
Galeri

Falasi Zionis (5): Melawan Israel Itu Irasional

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account