Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Indonesiana

Bahaya, Gerakan ISIS Melibatkan Anak-anak Indonesia

Published 25/03/2017 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

Jakarta,LiputanIslam.com—Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa mengatakan pihaknya telah menerima laporan bahwa 129 orang asal Indonesia telah dideportasi oleh sejumlah negara. Diduga, mereka berusaha bergabung dengan kelompok teror Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Delapan dari 129 orang tersebut adalah anak-anak. Tiga anak perempuan dan lima anak laki-laki.

Seperti yang dilaporkan oleh Riau Online bahwa para WNI ini sekarang telah ditempatkan di Rumah Perlindungan Sosial Anak (RPSA) Bambu Apus, Jakarta Timur, Sabtu (25/03).

Di RPSA, para WNI tersebut mendapatkan proses penyembuhan trauma atau healing dan konseling. Menurut Khofifah banyak anak yang mengaku dalam keadaan terguncang.

“Rata-rata dari mereka mengalami trauma saat penggerebekan oleh aparat kepolisian di Turki. Itu rupanya masih sering kali mengalami trauma,” tutur Khofifah.

Sebanyak 129 orang yang ditempatkan di Bambu Apus, merupakan WNI yang dideportasi sejak Januari 2017 lalu. Kebanyakan dideportasi dari Turki, perbatasan yang dekat dengan Suriah. Sebagian ada pula yang dideportasi dari negara Jepang, Singapura, dan Mesir.

Khofifah menambahkan, Kemsos masih fokus menjalankan perawatan bersama psikolog dan konselor. Dua lembaga, yakni Densus 88 Anti Teror dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme juga dilibatkan.

Khofifah mengaku tak mengetahui berapa lama pelayanan ini diberikan pada anak-anak. “Beda treatment. Tergantung keputusan terakhir dari Densus dan BNPT,” ucap Khofifah. Meski begitu, ia berjanji akan mengembalikan anak-anak itu kembali ke keluarganya masing-masing.(fd/Riau Online/Tempo)

 

 

 

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Dari Tehran, Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Palestina

By Farid
Galeri

Falasi Zionis (6): Ada Teroris Membela Palestina

By Farid
Timur Tengah

Taliban Tanggapi Klaim Iran Para Pemimpin ISIS Dikirim ke Afghanistan

By Muhammad
Indonesiana

[Video:] Terjemahan Pidato Lengkap Presiden Iran di Masjid Istiqlal

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account