Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Opini

Gagal Paham Masyarakat Tentang Arab Saudi

Published 01/01/2016 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Wahabi-SUnni-Syiah kongkowOleh : Sumanto Al Qurtuby

Banyak yang beranggapan bahwa Arab Saudi= Wahabi. Itu keliru. Sebanyak 15% dari penduduk Arab Saudi adalah Syiah (dari berbagai mazhab teologi) dan lebih dari sepertiga populasinya adalah kaum migran. “Wahabi” (saya pakai tanda kutip karena pengikut Wahabi biasanya tidak mau disebut Wahabi dan mereka lebih suka disebut Salafi), sejatinya adalah “minoritas agama penguasa” di sini karena menjalin patron dengan rezim politik. Mayoritasnya tentu saja Sunni dari berbagai aliran yang tersebar di berbagai area. Pengikut “Wahabi” kebanyakan terpusat di kawasan Najd (saudi bagian tengah), khususnya Al-Qassim, Ha’il (juga Riyahdh), tempat lahirnya pendiri Wahabi dan leluhur Dinasti Saud. Perlu juga dicatat bahwa tidak semua keturunan Raja Saud itu otomatis pengikut Wahabi.

Banyak pula yang berpandangan bahwa “Wahabi= ekstremis”. Ini juga keliru besar. Pengikut “Wahabi” itu ada bermacam-macam. Ada “Wahabi ekstrem” (yang suka ngamuk-ngamuk), ada “Wahabi aksesoris” (yang pakaian dan jenggotnya saja yang mirip-mirip Wahabi), ada “Wahabi pragmatis-oportunis” (ini kelompok yang pura-pura jadi Wahabi supaya dapat akses politik dan ekonomi. Ada juga “Wahabi moderat” (konservatif di dalam, toleran di luar), ada pula “Wahabi liberal” (nah ini Wahabinya kalau di ruang publik atau di Arab Saudi saja. Kalau diruang privat apalagi diluar Saudi, lain lagi ceritanya). Kelompok “Wahabi moderat-progresif” ini bisa saja tidak setuju dengan kelompok agama lain dalam banyak hal tentang isu-isu sosial-keagamaan tertentu tapi bukan berarti lantas marah-marah dan ngamuk-ngamuk nggeruduk seenaknya.

Banyak pula yang berpandangan kalau kaum Sunni dan Syiah di Saudi itu saling bermusuhan. Itu juga tidak benar. Bagaimana bisa bermusuhan wong mereka bisa ngopi-ngeteh-ngrokok dan kongkow-kongkow bareng seperti foto di bawah ini. Mereka juga biasa bareng di pasar-pasar tradisional baik sebagai penjual maupun pembeli. Di berbagai daerah di Ahsa bahkan sudah biasa kawin-mawin selama beratus-ratus tahun. Memang ada “orang yang normal” yang suka melihat kekerasan dan kekacauan? “Semua orang waras” ya lebih memilih rukun kan daripada bermusuhan. Pelaku kekerasan terhadap Syiah di Arab Saudi itu bukan dilakukan oleh “massa” (layaknya di Indonesia) tapi oleh kelompok snipers dan teroris yang di Saudi sendiri juga dimusuhi.

Karena itu sejumlah kelompok Islam di Indonesia jangan suka berbuat kekerasan terhadap kelompok agama lain. Anda tahu kan kalau dalam Islam, babi itu haram. Nah, babi yang tidak buta saja haram, apalagi membabi buta, kan lebih haram lagi. (LiputanIslam.com )

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Opini

Perang Opini di Dunia, Israel Kalah Telak Melawan Palestina

By Muhammad
Indonesiana

Seruan Jihad Lewat Adzan, Melawan Siapa?

By Fadel
Indonesiana

Kasus Telkomsel dan Hassan Haikal yang Kian Meradang

By Fadel
Analisis

Dari Palestina Hingga Amerika, Kita Harus Membela Hak Semua Orang untuk Bernapas

By Rachel
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account