Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Dari Redaksi

Merenungi Masa Lalu, Menatap Masa Depan

Published 31/12/2015 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

tahun baruOtong Sulaeman

Kita kembali menemui satu titik dalam lintasan waktu yang kita maknai secara bersama sebagai pergantian tahun. Tahun 2015 berganti dengan tahun tahun 2016. Tahun 2015 adalah waktu-waktu yang telah kita lewati, dan tahun 2016 adalah waktu yang akan kita jalani.

Pergantian tahun ini bisa dimaknai dengan hal yang positif, yaitu ketika perubahan waktu itu disertai dengan adanya keinginan dan tekad untuk melakukan atau mencapai sesuatu yang baru dan baik. Menetapkan target keberhasilan di masa depan adalah ciri manusia yang benar, karena menetapkan target berarti juga memikirkan langkah-langkah menuju ke arah perwujudan target tersebut. Ini berarti kita tidak menyerahkan nasib kita ke tangan orang lain. Kita berarti memutuskan bahwa nasib kita ada di tangan kita sendiri.

Dalam konteks agama Islam, memikirkan apa yang kita perbuat dan dihubungkan dengan apa yang akan kita peroleh di masa mendatang adalah ciri orang yang beriman dan bertakwa. Alquran sendiri menegaskan hal ini. Manusia mestinya memperhatikan dampak dari apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok. Wal tanzhur nafsun maa qaddamat li ghadin (Al-Hasyr: 18). Meskipun maksud “hari esok” pada ayat ini lebih ditujukan kepada hari Kiamat, tapi para ulama tidak menafikan bahwa ayat ini bisa juga digunakan sebagai landasan bimbingan terkait “hari esok di dunia”.

Tantangan di tahun 2016 tentu tidak sedikit. Hal itu tidak terlepas dari situasi yang sudah terjadi selama tahun 2015lalu. Perpecahan di antara sesama kelompok Islam masih sangat parah. Tantangan lainnya adalah kondisi laten mayoritas kaum Musliminsebagai kaum yang lemah dan tertindas alias menjadi kaum dhu’afa dan mustadh’afin. Kaum Muslimin di negeri ini masih digolongkan sebagai kaum yang lemah: lemah secara ekonomi, lemah secara intelektual, dan lemah dalam struktur sosial.

Bisa dikatakan bahwa belum ada perkembangan siginifikan pada ummat Islam di tahun 2015 ini dibandingkan dengan tahun 2014 sebelumnya. Karena itulah, tantangan yang paling besar hingga kini masih berupa aktivitas kelompok militan takfiri, khususnyaISIS. Selain menimbulkan teror dan perpecahan (dengan kegemarannya menjatuhkan stigma kafir dan sesat kepada kelompok Muslimin lain), kelompok-kelompok seperti ini, berikut berbagai derivasinya, jelas telah sangat mencoreng muka ummat Islam.

Syukurlah, kaum Muslimin Indonesia umumnya memiliki kewaspadaan yang tinggi atas keberadaan kelompok-kelompok seperti ini. Ini bisa dibuktikan dari pernyataan resmi dua ormas Islam terbesar di Indonesia dalam muktamar mereka masing-masing yang terselenggara pada tahun 2015 ini. Nahdhatul Ulama akhirnya memilih kembali KH Said Aqil Siradj sebagai ketua PBNU. Kiai Aqil Siradz selama ini dikenal sebagai tokoh yang sangat menentang sikap-sikap ekstrem. Bahkan dalam laporan pertanggungjawabannya, beliau secara tegas memberikan warning terhadap bahaya faham Wahhabi di kalangan internal NU.

Adapun Muhammadiyah, melalui rekomendasi yang dikeluarkan forum muktamar, meminta secara tegas kepada umat Muslim agar tidak mudah terpengaruh terhadap provokasi pecah-belah. Secara khusus, Muhammadiyah menyoroti munculnya gejolak antara kaum Sunni dan Syiah di Indonesia. Untuk mencegah semakin meluasnya konflik Sunni dan Syiah itu Muhammadiyah mengajak umat Islam untuk mengadakan dialog intraumat Islam serta mengembangkan pemahaman tentang perbedaan agama dan bersosialisasi meminimalisir konflik horizontal.

Semoga Allah SWT memberikan rahmat dan barakah yang lebih kepada kaum Muslimin di tahun 2016 ini. (editorial/liputanislam.com)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Editorial

Zionis Israel Sedang Tidak Baik-Baik Saja

By Farid
Editorial

Rujuknya Iran dengan Arab Saudi, Tamparan bagi AS

By Farid
Editorial

Berdamai dengan Zionis Israel Adalah Delusi Konyol

By Farid
Dari Redaksi

Urusan Palestina, Jangan Pernah Berharap kepada Lembaga ‘Banci’ PBB

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account