Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Tabayun

Gus Mus: Pendukung ISIS Adalah Orang yang Tak Mengerti Islam

Published 22/11/2015 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

gus-musSurabaya, LiputanIslam.com — Tokoh Nahdlatul Ulama KH Mustofa Bisri (Gus Mus) meminta semua elemen masyarakat Indonesia mewaspadai gerakan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Menurutnya, yang mendukung ISIS adalah orang yang tidak mengerti Islam. Dan diharapkan NU dan Muhammadiyah menjadi benteng negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kalau kita tidak waspada, bisa saja (ISIS masuk ke Indonesia). Pemerintah maupun masyarakat kita harus waspada,” kata Gus Mus saat menjadi pembicara di sela acara launching Institute for Nusantara Studies (INNUS) di aula kampus Faklutas Dakwah Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, Rabu (18/11/2015).

Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Rembang mengatakan, selama ini terorisme juga diwaspadai bersama-sama baik oleh pemerintah maupun masyarakat.

“Apalagi orang sudah tahu bahwa nggak bisa mbelani (membela) ISIS kecuali orang yang tidak mengerti agama, tidak mengerti Islam. Kita tahu persisi bahwa ISIS itu bukan Islam,” tuturnya.

Di era globalisasi, gerakan radikalisme bisa mempengaruhi masyarakat melalui informasi teknologi (IT), karena mereka tidak bisa mempengaruhi ke masyarakat hingga ke tingkat desa.

“Justru kemampuan (IT) mereka hanya di sana. Yang lain tidak bisa. Di bawah nggak bisa, nggak bisa ngomong ke wong ndeso dan nggak ada yang mudeng. Tapi nggak perlu, anak-anak kita sekarang juga sudah internetan,” tuturnya.

Gus Mus menambahkan, teknologi informasi tidak bisa dibendung. Hanya pada diri masing-masing yang bisa mem-filter-nya.

“IT difilter itu sulit. Kemenkominfo saja ndak bisa. Yang bisa memfilter itu dirinya sendiri,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Mus menilai bahwa peran organisasi Islam terbesar di Indonesia, NU dan Muhammadiyah adalah benteng negara kesatuan Republik Indonesia.

“NU dan Muhammadiyah itu benteng NKRI. Makanya banyak yang mengadu-domba NU dan Muhammadiyah. Boleh dibilang NU dan Muhammadiyah adalah kekuatan Indonesia,” jelasnya.

Gus Mus berharap, NU dan Muhammadiyah tetap memperkuat dirinya masing-masing demi menjaga keutuhan NKRI.

“Tetap memperkuat dirinya masing-masing sudah cukup. Selama ini peradaban Islam di nusantara adalah NU dan Muhammadiyah. Kalau mereka tetap memperkuat dirinya, memperkuat tentang hadharah peradaban Islam di nusantara,” paparnya.

“Kalau mereka melemah dan terpengaruh juga dengan yang lain, maka itu yang mengkhawatirkan,” tandasnya.

—-

Sumber: Detik.com

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Tabayun

PBB: Terjadi Eksekusi-Eksekusi Cepat Bermotif Sektarian di Suriah

By Muhammad
Tabayun

Gencatan Senjata Diusulkan untuk  Gaza, Begini Beberapa Rinciannya

By Muhammad
Galeri

Falasi Zionis (6): Ada Teroris Membela Palestina

By Farid
Galeri

Falasi Zionis (5): Melawan Israel Itu Irasional

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account