Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Opini

Apakah Putih Seorang Syiah?

Published 19/10/2015 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

putiniraqi2Pernahkah Anda mendengar kalimat ‘Putin adalah seorang Syiah’? Sekarang, Putin adalah sosok yang sangat populer di Irak. Presiden Rusia ini, menjadi icon ketika ia mengerahkan pasukannya untuk bertempur di Suriah melawan ISIS, dan secara ajaib, popularitasnya juga meroket di Irak, dan penduduk setempat menunggu ‘Haji Putin’ bak menunggu penyelamat.

Duduk di galerinya di Baghdad, pelukis Mohammed Karim Nihaya tengah menyempurnakan lukisan Putin yang ia salin dari internet.

“Saya menunggu Rusia untuk turut terlibat memerangi ISIS di sini. Serangan mereka di Suriah menunjukkan hasil, sedangkan serangan dari Amerika Serikat (AS) dan sekutunya selama satu tahun tidak membuahkan hasil.”

Seperti diketahui, pesawat-pesawat tempur Rusia mulai mengebom sasarannya di Suriah sejak 30 September. Mereka juga menggenjot serangan dengan melepaskan rudal jelajah dari Laut Kaspia.

Seorang warga Irak, Mohammed, yang tengah menganggur, sangat antusias menanti Rusia. “Kami tidak menginginkan koalisi internasional. Kami hanya menginginkan Rusia membantu kami, dan kami akan menyembelih seekor domba untuk menyambut mereka.”

Beberapa warga Irak melihat bahwa Rusia mengokohkan dukungannya kepada Suriah dan Iran dalam beberapa tahun terakhir, dan karenanya, mereka beranggapan bahwa Rusia bisa menjadi sekutu.

Sosok Putin yang bertelanjang dada, yang terlihat seperti pemimpin yang kuat dan tangguh masih menjadi favorit rakyat Irak – mereka masih ‘mengkultuskan’ pemimpin yang kuat – dan karakteristik tersebut masih hidup bahkan setelah 12 tahun Saddam Hussein digulingkan.

Merebaknya Putinmania

Di media sosial, netizen menjadikan Putin sebagai ‘warga kehormatan’ dengan lelucon atau meme yang beredar luas. Mereka membuat sebuah cerita tentang Putin sebagai berikut:

“Ayah Putin adalah seorang Syiah dari Irak selatan, di dekat Nasiriyah, dan merupakan pemilik toko kelontong. Ia memperkenalkan buah ara (yang dalam bahasa Arab juga berarti timah) untuk dijual di pasar lokal. Karena itulah, ia dikenal sebagai Abu Tin.

Setelah Perang Dunia II, Abu Tin pindah ke Uni Sovyet, menikahi seorang gadis Rusia berambut pirang, dan ketika putra mereka lahir, anak tersebut diberi nama Abdulamir (‘Abdulamir’ sedikit diplesetkan dari ‘Vladimir’).”

Tentu saja, cerita itu adalah fiktif — yang merupakan semacam harapan dan kekaguman rakyat Irak pada Putin. Pengguna Facebook mulai berseloroh, menyatakan bahwa Putin adalah seorang Syiah, dan memasang gambar Putin sebagai foto profil.

“Kami harus memberikan kewarganegaraan Irak dan Suriah untuk Putin, karena ia mengasihi kami lebih daripada politisi kami sendiri,” ucap Mohammed al-Bahadli, seorang mahasiswa yang tengah berada di Najaf.

“ISIS mengebom kami karena kami disebut Rafidha,” ujar Saad Abdullah. “Sementara Putin, yang merupakan penganut Kristen Orthodoks, membela kami. Bisa jadi dia benar-benar adalah seorang Syiah, dan kami tidak tahu hal itu,” ujarnya sambil tersenyum lebar, yang mengisyaratkan bahwa ia tengah bercanda dengan kata-katanya barusan.

Seorang sopir taksi yang bernama Ali al-Rammahi mengatakan bahwa Putin adalah satu-satunya alasan yang membuatnya bertahan, tidak bergabung dengan ribuan penduduk Irak yang melarikan diri menuju Eropa.

“Saya berterimakasih kepada Putin karena ia menyakinkan saya untuk tetap bertahan di Irak. Haji Putin lebih baik daripada Hussein Obama,” ujarnya. Ia menyebut Putin dengan predikat ‘Haji’, yang biasa disematkan kepada ummat Islam yang telah melaksanakan ibadah haji ke Mekkah.

Putinmania juga telah ‘mencengkram’ politisi Irak, yang menyebabkan munculnya kebimbangan terkait sikap yang harus diambil Irak terkait intervensi Rusia.

Hakim al-Zamili, Kepala Komite Pertahanan Parlemen yang juga memimpin misili Syiah dalam perang melawan AS, menyarankan agar pemerintah Irak meminta Rusia untuk melakukan serangan udara terhadap kelompok teroris ISIS.

Akankah Putin mengerahkan pasukannya untuk menyerang ISIS di Irak? (LiputanIslam.com)

——-

Artikel ini ditulis oleh Jean-Marc Mojon dan Raji Nasser di tautan ini: http://www.yourmiddleeast.com/culture/ever-heard-of-putin-the-shiite-well-he-is-hugely-popular-in-iraq_35613#comment-2296956958

Diterjemahkan oleh Putu Heri.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Opini

Perang Opini di Dunia, Israel Kalah Telak Melawan Palestina

By Muhammad
Indonesiana

Seruan Jihad Lewat Adzan, Melawan Siapa?

By Fadel
Indonesiana

Kasus Telkomsel dan Hassan Haikal yang Kian Meradang

By Fadel
Analisis

Dari Palestina Hingga Amerika, Kita Harus Membela Hak Semua Orang untuk Bernapas

By Rachel
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account