Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Tabayun

Dengan Keset Kaki, AIM Putus Rantai Pengemis di Makassar

Published 15/04/2015 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

AIMMakassar, LiputanIslam.com — Di berbagai kota, keberadaan gelandangan dan pengemis adalah sesuatu yang niscaya. Di perempatan jalan, di pasar-pasar, di terminal, maupun angkutan umum, nyaris selalu saja ada pengemis yang mengharapkan belas kasihan. Salah satu langkah yang diambil pemerintah untuk mengurangi jumlah pengemis ini salah satunya dengan melarang masyarakat memberikan uang kepada mereka, namun, apakah cara ini efektif?

Di Makassar, terdapat Kampung Dongko Jongaya yang selama ini dikenal sebagai kampung pengemis, berpenduduk 800 Kepala Keluarga, dan sekitar 70% adalah pengemis. Namun sejak tahun 2012, keadaan kampung ini mulai berubah, setelah mahasiswa dari berbagai kampus di Makassar yang tergabung dalam Aksi Indonesia Muda (AIM) bergerak melakukan perubahan.

“Dulu  kita sering disuksi. Karena  terlalu panjang diskusi dan tidak ada hasil. Ketika itu kami berpikir untuk melakukan sesuatu yang lebih bermanfaat bagi mayarakat,” kata Derry Perdana Munsil, Presiden Indonesia Muda, seperti dilansir Kabar Kampus.

Sebelum masuk ke kampung Dangko, Derry dan kawan-kawan menganalisis potensi yang bisa dilakukan di kampung tersebut. Kemudian setelah melakukan survei, ternyata di Makassar ada banyak konveksi yang memiliki sisa kain perca di kota Makassar dan tidak ada satupun industri yang memproduksi keset kaki.

“Dari sanalah kami terpanggil untuk membuat keset kaki di kampung Dangko. Akhirnya kami cari orang dari Kampung Dangko. Orang orang yang mau berwirausaha dan mau hidup mandiri yang dulunya pengemis,” kata Derry.

Warga kampung Dangko sendiri ketika ditawari untuk bergabung ketika itu cukup antusias. Sebanyak 50 orang ikut mendaftar. Warga juga menyatakan tidak akan mengemis lagi.

Selanjutnya kata Derry, mereka mengumpulkan baju bekas untuk dijual kembali dan uangnya digunakan untuk modal membeli mesin jahit. Mereka juga memberikan pelatihan kepada warga di sana selama satu bulan, dan menyiapkan bahan serta membantu memasarkannya.

“Alhamdulillah sekarang dalam satu hari mereka bisa memproduksi 10 keset dan mereka mendapat gaji dari hasil kerajinan tangan itu 500 ribu perbulan,” kata Derry.

Sebenarnya kata Derry, banyak warga kampung Dangko yang ingin bergabung dengan mereka. Namun hal itu belum dapat dilakukan karena gaji pengerajin keset saat ini baru 500 ribu rupiah perbulan.  Derry mengaku, mereka  baru akan menerima tenaga kerja ketika para pengerajin sudah mendapat gaji sebsar 1,2 juta rupiah.

Saat  ini, selain memproduksi keset kaki, warga kampung Dangko juga memproduksi lampu hias, bros, dan berbagai asesoris lainnya. Barang-barang tersebut didistribusikan ke toko-toko yang ada di kota Makassar. Bahkan mereka juga bekerjasama dengan Pemkot Makassar untuk menggunakan keset dari kampung Dangko di seluruh Dinas Kota Makassar. Tak hanya itu, mereka juga saat ini telah mengekspor lampu hias sampai Arab Saudi. Dan saat ini mereka sedang melengkapi berkas untuk bisa ekspor keset kaki ke Thailand. (ba)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Tabayun

PBB: Terjadi Eksekusi-Eksekusi Cepat Bermotif Sektarian di Suriah

By Muhammad
Tabayun

Gencatan Senjata Diusulkan untuk  Gaza, Begini Beberapa Rinciannya

By Muhammad
Galeri

Falasi Zionis (6): Ada Teroris Membela Palestina

By Farid
Galeri

Falasi Zionis (5): Melawan Israel Itu Irasional

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account