Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Tabayun

Kunjungan Mantan Wakil Menteri Agama ke Iran, Patut Direnungkan

Published 21/11/2014 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE
Prof Umar bersama ulama Iran
Silaturahmi Prof Umar dan ulama Iran, foto Ismail Amin

LiputanIslam.com — Hingga hari ini, berbagai macam seminar, deklarasi, dan mimbar-mimbar di tanah air, masih konsisten menyebarkan ajakan untuk membenci pihak lain yang tidak sepaham. Yang harus dibenci itu, adalah mereka yang divonis sesat, ahlul bid’ah, Syiah, Ahmadiyah, sekuler, liberal, hingga komunis.

Contohnya, sebagaimana deklarasi yang diselenggarakan di Bandung dan di Malang. Narasumbernya senantiasa menyerukan untuk membasmi penganut mazhab Syiah, bahkan bila perlu, dengan menggunakan kekuatan militer.

“Saya sendiri punya mantan anak buah, yang ternyata dia penganut Syiah. Artinya Syiah sudah menyusup ke jajaran militer tanah air. Namun kita tidak boleh berkecil hati. Mereka akan kita lawan dan kita bendung, kita harus memprovokasi masyarakat, bila perlu, dengan kekuatan militer,” tegas Herman Ibrahim, Dewan Pakar Aliansi Nasional Anti Syiah, 23 September 2014.

Kabar baiknya, masih banyak tokoh-tokoh moderat yang lurus dan hanif. Wajah-wajah menyejukkan seperti Quraish Shihab, Alwi Shihab, Din Syamsudin ataupun Said Aqil Siradj, senantiasa menyerukan kepada umat manusia untuk saling mengasihi.

Bahkan dalam sebuah pernyataannya di media sosial, Alwi Shihab menyatakan bahwa permusuhan yang paling buruk adalah permusuhan yang mengatasnamakan agama. Menurut kiasan yang disampaikan, seharusnya para putra bangsa Indonesia bergerak bersama, menjadi orang-orang yang ‘membangun jembatan, bukan merobohkannya’.

“Filosofi jembatan: mendekatkan dua tempat yang bersebrangan,” jelas Alwi Shihab.

Hal yang sama juga dilakukan oleh Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA, wakil menteri agama di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Beberapa waktu yang silam, ia berkunjung ke Qom, Republik Islam Iran, bersama sejumlah cendekiawan muslim dari berbagai negara untuk mempresentasikan makalah hasil pembacaan dan pengkajiannya atas pemikiran filosofi dan Qur’ani Allamah Thabathabai.

Tudingan miring yang seringkali dilontarkan kepada Negeri Mullah yang penduduknya mayoritas bermazhab Syiah tersebut, tidak menghalanginya untuk bersilaturahmi dengan ulama-ulama di Iran.

Prof Umar dan ulama-ulama Iran. Foto: Ismail Amin
Prof Umar dan ulama-ulama Iran. Foto: Ismail Amin

Sebagaimana yang dikabarkan oleh Ismail Amin, Mahasiswa Mustafa International University, dalam kesempatan tersebut, Prof Umar juga sempat berziarah ke makam Allamah Thabathabai, penulis kitab Tafsir Al Mizan di pemakaman para ulama, Qom.

Prof Umar juga menyinggung tentang pentingnya persatuan Islam. Sebagaimana diketahui, saat ini kita dihadapkan pada kenyataan pahit. Bagaiamana tidak, dalam tubuh Islam telah muncul kelompok-kelompok yang gemar mengkafirkan, mengadu domba, dan memfitnah – yang dilakukan atas nama agama. Ironisnya lagi, di berbagai belahan dunia telah muncul kelompok teroris transnasional yang melakukan aksi-aksi biadab, dengan mengatasnamakan Islam, seperti kelompok Al-Qaeda beserta affiliasinya.

“Yang mulia, mohon do’akan umat Islam di negeri kami, agar terbuka hatinya, bahwa perbedaan tidak semestinya membuat kami berpecah belah. Kami harus banyak belajar dari Iran tentang betapa pentingnya persatuan itu,” ucap Prof Umar sambil memegang tangan Ayatullah al Uzhma Jawadi Amuli dan meletakkan di dadanya.

“Jangan begitu. Kami yang minta di do’akan. Kami yang harus lebih banyak lagi belajar pada kebesaran jiwa bangsa kalian (Indonesia),” jawab Ayatullah Jawadi, 15 November 2014.

Akhirnya, pilihan ada di tangan kita. Siapa yang lebih layak untuk diikuti, apakah ulama-ulama yang menyebarkan kebencian dan permusuhan, ataukah ulama-ulama yang menyerukan kasih sayang dan persatuan? Semoga Allah melindungi Indonesia. (ba)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Tabayun

PBB: Terjadi Eksekusi-Eksekusi Cepat Bermotif Sektarian di Suriah

By Muhammad
Tabayun

Gencatan Senjata Diusulkan untuk  Gaza, Begini Beberapa Rinciannya

By Muhammad
Galeri

Falasi Zionis (6): Ada Teroris Membela Palestina

By Farid
Galeri

Falasi Zionis (5): Melawan Israel Itu Irasional

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account