Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Olahraga

Siasati Cuaca, Pertandingan Digelar Tengah Malam?

Published 28/10/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Qatar-2022Doha, LiputanIslam.com –Kegalauan masih menyelimuti penyelenggaraan Piala Dunia 2022 yang rencananya akan digelar di Qatar. Selepas melewati isu tak sedap penyuapan dalam proses penentuan tuan rumah PD 2022, Qatar hingga kini masih belum bisa meyakinkan negara-negara dunia terkait kemampuannya dalam menyelenggarakan even besar tersebut ketika dikaitkan dengan masalah cuaca.

Sebelum ini, sempat ramai opsi untuk menggeser waktu gelaran ke musim dingin. Kini, ada opsi lain yang muncul, yaitu laga di malam hari, bahkan tengah malam.

Jika ini yang terjadi, tentu akan menjadi preseden baru bagi dunia olahraga. Belum pernah ada sebelumnya even olahraga yang digelar secara resmi hingga menembus waktu tengah malam. Tentu tujuan olahraga sebagai sarana menyehatkan tubuh tidak akan terlihat dalam kebijakan ini, andai betul-betul dilaksanakan. Malam hari, apalagi tengah malam, adalah waktu untuk beristirahat untuk tubuh. Menggenjot fisik di waktu-waktu itu adalah tindakan yang sangat buruk kesehatan.

Tapi, bagi penyelenggara, hal ini sepertinya tidak menjadi masalah. Tokh sisi bisnis dan entertainment sepakbola sudah jauh lebih menonjol ketimbang sisi kesehatannya. Karenanya, kebijakan apapun akan diambil demi menyelamatkan bisnis yang sangat menggiurkan ini.

Seperti dilansir detik.com, ancaman suhu tinggi memang menjadi problem utama Piala Dunia 2022. Sebagaimana diketahui, ajang empat tahunan itu selalu digelar di musim panas, saat kompetisi liga-liga di Eropa sudah berakhir. Hal ini karena mayoritas peserta Piala Dunia adalah negara-negara Eropa.

Namun menjadi masalah ketika Qatar memenangi hak untuk menggelar Piala Dunia 2022. Negeri ini punya suhu tinggi, apalagi di musim panas. Pada bulan Juni-Juli, bulan-bulan di mana biasanya Piala Dunia digelar, temperatur udaranya rata-rata bisa mencapai di atas 40 derajat celcius, bahkan kemungkinan menyentuh 50 derajat.

Suhu tinggi jelas membuat para pemain bakal kepayahan menunjukkan penampilan terbaik, sementara penonton juga bakal kurang nyaman menyaksikan pertandingan.

Pihak Qatar sendiri sudah menjanjikan stadion-stadion berteknologi canggih untuk mengatasi suhu tinggi, namun solusi ini masih dianggap kurang memuaskan. Opsi berikutnya adalah menggeser waktu turnamen tersebut ke musim dingin antara Desember-Februari. Tapi opsi ini bakal membuat liga-liga di Eropa mengubah jadwal.

Di tengah berbagai keberatan atas opsi-opsi tersebut, muncul opsi lainnya, yakni menggelar pertandingan di malam hari.

“Meskipun masih tetap akan panas, tapi tidak akan terlalu menyiksa,” kata Pengurus Sepakbola Chile Harold Mayne-Nicholls kepada DPA.

Harold mengakui sebelumnya ada dua opsi. Tapi mempertimbangkan berbagai aspek, opsi menggelar pertandingan di malam hari atau tengah malam dinilai lebih mudah ketimbang menggeser jadwal ke musim dingin.

“Satu, menggelar Piala Dunia di musim dingin, yang mana akan merepotkan liga-liga Eropa. Opsi lainnya adalah bermain di bulan Mei dan Juni, ketimbang Juni dan Juli, dan menggelar pertandingan lebih lambat. Katakanlah pada malam jam 19.00, 21.30, dan tengah malam, atau bahkan lebih lambat,” lanjutnya.

“Itu akan sedikit membantu dan lebih mudah daripada mengubah seluruh liga Eropa,” demikian pria yang memimpin tim evaluasi untuk tender Qatar itu seperti dilansir AS. (by)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Selamat! Pasangan Bulutangkis Fajar/Rian Juarai All England

By Rachel
Indonesiana

Pemerintah Tolak Hasil KLB Kubu Moeldoko, AHY Enggan Minta Maaf ke Jokowi

By Rachel
Indonesiana

Ketum PSSI Ajak Timnas U-16 Tidak Gentar di Piala Asia 2020

By Fadel
Indonesiana

PSSI Tegaskan Shin Tae Yong Bebas Pilih Pemain Timnas

By Fadel
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account