Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Dari Redaksi

Sandiwara di Mana-Mana

Published 27/09/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

mask-jpegOtong Sulaeman

Perilaku bersandiwara memang sangat lekat dengan politik. Ini sepertinya sudah menjadi hal yang dimaklumi oleh kita semua. Para politisi adalah orang yang memang sangat lihai menggunakan topeng. Kata-kata dan perilakunya seringkali menampilkan sesuatu yang berbeda dengan apa yang ada di dalam hatinya. Bukan politisi namanya jika tidak pandai bersandiwara.

Tapi, meskipun sudah ada ‘permakluman’ seperti itu, perilaku bersandiwara yang dipertontonkan para politisi tetap saja sangat menjengkelkan. Jauh di lubuk hati, kita semua tentu sangat mendambakan kejujuran dan integritas. Bagaimanapun juga, perilaku bersandiwara betul-betul menabrak hati nurani dan fitrah yang suci. Lebih dari itu, perilaku bersandiwara sebenarnya melanggar norma Qurani. Yaa ayyuhalladziina aamanuu-taqullaha wa quuluu qawlan sadiida –wahai orang yang beriman, takutlah kepada Allah, dan bicaralah dengan perkataan yang benar (Al-Ahzab: 70).

Karena itulah maka tidaklah begitu mengejutkan manakala manuver politik Partai Demokrat dalam kasus pengesahan RUU Pilkada mendapatkan kecaman di mana-mana. Meskipun sebenarnya perilaku bersandiwara itu juga beberapa kali dipertontonkan oleh para politisi dari partai lain, tapi kali ini, perilaku itu sedemikian telanjangnya dipertontonkan Partai Demokrat, hingga partai ini (berikut tokoh sentralnya, yaitu Presiden SBY) menuai badai kecaman yang tak pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah partai. Dan itu terjadi ketika masa pemerintahan SBY tinggal tersisa dalam hitungan hari.

Bagi kita, fenomena ini memberikan pelajaran berharga bahwa pertama, politik tanpa etika itu sangat buruk. Politik sebagai sebuah keniscayaan dalam kehidupan sosial manusia akan membawa pelakunya ke dalam kehancuran ketika politik dilepaskan dari nilai-nilai moral. Berpolitik memang harus. Tapi, itu bukan berarti kita boleh melakukan ghibah, mengumpat, mengejek, merendahkan, berbohong, menerima suap, atau bersandiwara.

Kemudian, pelajaran kedua, fenomena ini mengingatkan kita agar tidak mudah percaya dengan kata-kata siapapun, ketika apa yang dikatakannya terkait dengan kekuasaan. Kita harus menaikkan level sikap kritis kita atas pembicaraan orang atau pihak yang berbicara tentang kekuasaan. Sangat mungkin itu hanyalah pemanis di bibir. Lain di bibir, lain pula di hati.

Dan jika berbicara masalah ini, tentu fenomenanya tidak hanya terkait dengan urusan nasional. Pada akhirnya, ketika sudah terkait dengan kekuasaan atau penguasaan atas sesuatu, perilaku bersandiwara juga bisa ditemukan di mana-mana dalam konteks global. Lihatlah AS serta negara-negara Barat dan rezim monarki di kawasan Teluk. Saat ini mereka sedang menggelar aksi serangan terhadap milisi ISIS di Suriah dan Irak. Apa alasan mereka? Mau menghancurkan kelompok radikal dan teroris.

Inilah contoh nyata dari perilaku bersandiwara di tingkat politik internasional. Aksi serangan terhadap ISIS adalah perilaku bersandiwara yang sangat telanjang. Sudah menjadi sangat jelas bahwa yang membentuk dan memfasilitasi gerakan ISIS adalah kalian sendiri wahai AS, Barat, dan rezim-rezim monarki Arab. Andalah yang sebenarnya menghendaki terjadinya radikalisme dengan agenda-agenda tertentu. Kini, Anda berpura-pura bangkit melawan radikalisme yang Anda ciptakan sendiri. Shame on you! (editorial/liputanislam.com)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Editorial

Zionis Israel Sedang Tidak Baik-Baik Saja

By Farid
Editorial

Rujuknya Iran dengan Arab Saudi, Tamparan bagi AS

By Farid
Editorial

Berdamai dengan Zionis Israel Adalah Delusi Konyol

By Farid
Dari Redaksi

Urusan Palestina, Jangan Pernah Berharap kepada Lembaga ‘Banci’ PBB

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account