Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Liputan

Haul ke 43 Mbah Wahab, Ungkap Sumbangsih Sang Kyai untuk Negeri

Published 03/09/2014 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE
Acara Haul Mbah Wahab, foto: LI
Acara Haul Mbah Wahab, foto: LI

Jombang, LiputanIslam.com — Walau telah berpulang, KH Abdul Wahab Chasbullah atau yang biasa disapa Mbah Wahab tetap dikenang. Serangkaian acara diadakan untuk memperingati haul Mbah Wahab ke 43, sekaligus menyongsong pemberian gelar pahlawan nasional di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.

Acara akan diselenggarakan saat haul dari mulai pameran dokumen, sarasehan, wisuda pertama Universitas KH Abdul Wahab Hasbullah (Unwaha), semaan Al-Qur’an, parade Ikatan Seni Hadrah Indonesia (Ishari), pemberian santunan kepada fakir miskin dan dhuafa’, dan festival al-Banjari se Jawa Timur.

Hari ini, Liputan Islam berkesempatan turut hadir dalam acara yang bertajuk Sarasehan dari Pesantren untuk Indonesia dan  Launching Buku Kaidah Berpolitik dan Bernegara.

Hadir sebagai pembicara Anhar Gonggong, sejarawan dari Universitas Indonesia. Sebagai cendekiawan yang menghabiskan waktunya untuk meneliti sejarah, ia mencatat dengan baik bagaimana sepak terjang Mbah Wahab untuk Indonesia.

“Mbah Wahab mengisi bagian yang paling penting dari buku sejarah terbentuknya bangsa Indonesia. Beliau membentuk Nahdlatut Tujjar pada  tahun 1918-an, dan membentuk Taswirul Afkar yang merupakan gerakan keilmuan dan kebudayaan pada tahun 1922.  Beliau juga membentuk Nahdlatul Wathan pada tahun 1916, yaitu sebuah gerakan politik dalam bentuk pendidikan kewarganegaraan,” jelas Anhar.

“Mbah Wahab membentuk dan aktif dalam Sarekat Islam cabang Mekkah pada tahun 1920-an, lalu beliau membentuk Nahdlatul Ulama bersama KH Hasyim Asy’ari pada tahun 1926,” lanjut Anhar.

Selain itu, tambah Anhar, Mbah Wahab juga memiliki peran vital pada saat Indonesia tengah dijajah oleh Jepang. Dan Kyai Soleh Qosim, yang turut hadir dalam saresehan, mengungkapkan bahwa Dekrit Presiden yang dikeluarkan pada tahun 1955 oleh Presiden Soekarno, tak lain merupakan petunjuk dari Kyai Wahab.

Choirul Anam: Mbah Wahab Layak Bergelar Bapak Koperasi

Selama ini kita mengenal Mohammad Hatta, selain sebagai proklamator, juga dikenal sebagai Bapak Koperasi Indonesia, atas sumbangsihnya dalam awal mula pembentukan koperasi di Indonesia. Bung Hatta, demikian ia dikenal, menulis buku yang berjudul “Membangun Koperasi dan Koperasi Membangun” pada tahun 1971. Dalam buku ini tertuang mengenai pemikiran-pemikiran tentang koperasi.

Namun ternyata jauh sebelumnya, dalam catatan sejarah, justru Mbah Wahab disebutkan sebagai penggiat pertama koperasi di Tanah Air.  Beliau membentuk Syirkah Tijariyah Nahdlatul Tujjar pada tahun  1920. Hal itu diungkapkan oleh Choirul Anam, yang turut hadir sebagai pembicara. Jadi, menurut Choirul, Mbah Wahab layak diberi gelar Bapak Koperasi Pertama.

Narasumber selanjutnya adalah Wakil Sekretaris Jenderal PBNU, Abdul Mun’im DZ. Ia mulai memaparkan banyaknya peranan Mbah Wahab dalam sejarah kemerdekaan Indonesia, termasuk dalam revolusi jihad.

“Bung Karno memiliki guru politik, dan gurunya adalah Mbah Wahab,” terang Abdul.

Haul Mbah Wahab Akan Dihadiri Tiga Menteri

FotoL LI
FotoL LI

Haul Mbah Wahab tahun ini memang istimewa. Dari laporan NU Online, dipastikan akan ada tiga menteri yang turut hadir.

“Ketiga menteri tersebut adalah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yakni M Nuh, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, serta Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono,” kata Mujtahidur Ridho yang didaulat sebagai panitia haul.

Ketiga menteri tersebut akan hadir secara terpisah, kecuali Menteri Agama dan Menkokesra. M Nuh dijadwalkan akan hadir dan memberikan sambutan pada acara wisuda pertama Universitas KH Abdul Wahab Hasbullah atau Unwaha.

“Ini adalah wisuda pertama kampus setelah berubah menjadi universitas,” tambahnya.

Sedangkan Menko Kesra akan hadir bersama dengan Menteri Agama pada acara puncak haul. “Kepastian kehadiran para menteri ini telah dikonfirmasi kepada panitia,” jelas dia.

Menteri Agama dan Menko Kesra akan memberikan sambutan pada acara puncak haul yakni tanggal 6 September,  yang bersamaan dengan pemberian anugerah “KH Abdul Wahab Chasbullah Award”. Turut hadir KH Musthofa Bisri selaku pejabat Rais Aam PBNU. (ar/ph)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Filsafat Islam sebagai Way of Thinking, Solusi Menghadapi Problema Sosial di Era Industri 5.0

By Farid
Liputan

Indahnya Merajut Persaudaraan dalam Perbedaan

By Fadel
Liputan

Mencari Keadilan untuk Novel Baswedan

By Fadel
Liputan

Bincang Rumi: Tetap Bersama Meski Berbeda

By Fadel
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account