Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Dari Redaksi

Kembali ke Fitrah

Published 30/07/2014 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

2-fitrah-manusia-1-728Otong Sulaeman

Ini betul-betul terjemahan harfiah dari apa yang sedang kita rayakan sekarang ini: Idul Fitri. Dalam bahasa Arab, ‘id berarti kembali, sedangkan fithr berarti fitrah. Jadi, salah satu penafsiran paling mendasar dari makna Idul Fitri adalah kembalinya manusia kepada fitrahnya.

Lalu, apa makna fitrah? Para filsuf dan teolog Muslim menyatakan bahwa fitrah adalah kecenderungan bawaan yang Allah anugerahkan kepada manusia. Fitrah adalah instink/naluri/ghariizah yang sangat khas manusia. Sebagaimana instink, manusia manapun juga tidak perlu mempelajari hal-hal tersebut agar bisa memilikinya. Fitrah adalah sesuatu yang memang sudah dimiliki manusia sejak ia lahir.

Ada sejumlah fitrah yang berhasil diungkap oleh para filosof. Dikatakan bahwa manusia itu cenderung untuk mencari hakikat, cenderung menyukai keindahan, cenderung mencintai yang disertai dengan pengorbanan, cenderung menghamba (menyembah tuhan), dan cenderung kepada hidup secara damai dengan sesama.

Itulah bekal yang sudah Allah berikan kepada manusia sejak mereka lahir. Tugas manusia adalah menjaga dan menyempurnakan sejumlah fitrah tersebut selama kehidupan mereka di dunia. Para penjaga fitrah akan memperoleh kebahagiaan; sedangkan para perusaknya harus bersiap-siap untuk mendapatkan deraan kehinaan dan kesengsaraan lahir batin.

Hidup di dunia adalah pertarungan mempertahankan fitrah dari gempuran karat bendawi dan kotoran duniawi. Setan dan hawa nafsu tak henti-hentinya menyerang sendi-sendi fitri manusia. Iblis telah bersumpah untuk menjadikan manusia sebagai musuh abadi, menjerumuskan mereka ke jurang kehinaan, untuk kemudian menyeret anak cucu Adam ke neraka. Ini adalah sumpah legendaris makhluk paling hina tersebut.

Tentu saja, Iblis tahu, bahwa fokus pertarungan itu ada pada masalah pertahanan fitrah. Ia menyasar lapisan-lapisan perisai bernama fitrah tersebut. Kemalasan ditiupkan agar manusia enggan mencari kebenaran. Sifat destruktif digelorakan untuk merusak selera keindahan. Egoisme disuntikkan untuk mengganti cinta yang suci dan pengorbanan yang mulia. Pemujaan kepada dunia disodorkan sebagai ganti pemujaan kepada Al-Haqq. Fanatisme dan kecintaan duniawiah digelorakan hingga manusia rela mencabik-cabik kehidupan damai mereka.

Di hari raya Idul Fitri inilah kita diseru untuk kembali kepada fitrah kebaikan tersebut. Setelah menjalankan ibadah puasa sebulan penuh, saatnyalah kita merenungi kembali perjalanan hidup kita, baik secara individual ataupun sebagai bagian dari masyarakat. Jika kita merasakan ada penyimpangan (walaupun sedikit) atas fitrah yang seharusnya kita jaga itu, saatnyalah kita mengembalikannya kepada trek yang benar.

Sungguh tepat apa yang disampaikan Ketua Umum MUI Pusat KH Din Syamsuddin, saat memberikan sambutan di forum press release Sidang Itsbat Kementerian Agama. Ia mengatakan bahwa Idul Fitri hendaknya menjadi momentum bagi seluruh anak bangsa untuk kembali bersatu, melupakan segala rivalitas dan permusuhan yang sempat mengemuka selama masa pemilu.

Rivalitas dan pertikaian memang punya potensi besar untuk mencabik-cabik kehidupan damai bangsa ini. Ketika akar permusuhan itu adalah nafsu duniawiah untuk bertakhta dan menimbun harta, yakinlah bahwa saat itu, sedang terjadi penyelewengan atas fitrah suci; bahwa itu adalah perangkap setan; dan bahwa ujung dari semua itu adalah kesengsaraan dan penyesalan.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1435 H. Mohon Maaf lahir dan batin. Semoga kita diberi kekuatan untuk kembali kepada fitrah yang suci. (Editorial/LiputanIslam.com)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Editorial

Zionis Israel Sedang Tidak Baik-Baik Saja

By Farid
Editorial

Rujuknya Iran dengan Arab Saudi, Tamparan bagi AS

By Farid
Editorial

Berdamai dengan Zionis Israel Adalah Delusi Konyol

By Farid
Dari Redaksi

Urusan Palestina, Jangan Pernah Berharap kepada Lembaga ‘Banci’ PBB

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account