Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Tabayun

Dinanti, Realisasi Janji-janji

Published 15/07/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE
Foto: Kompas
Foto: Kompas

Jakarta, LiputanIslam.com — Walau belum diketahui siapa presiden ketujuh Republik Indonesia, Asosiasi Pengembang Realestate Indonesia (REI)  berharap kabinet yang dibentuk nanti tetap  peduli rakyat. REI menyatakan, pemimpin nantinya tetap mengutamakan sektor perumahan rakyat dan mempertahankan keberadaan Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera). Mengapa?

“Karena masih banyak pekerjaan rumah dalam upaya menyediakan perumahan bagi seluruh lapisan masyarakat. Nantinya, Menpera harus berasal dari kalangan profesional, baik itu dari partai politik atau non partai yang memahami industari perumahan nasional untuk mempercepat realisasi peningkatan sektor perumahan bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujar Ketua Umum DPP REI, Eddy Hussy, Jakarta, Senin, 14 Juli 2014 seperti dilansir Kompas.

Sosok Menpera ke depan, sebaiknya juga punya gagasan mengenai konsep perumahan rakyat. Menpera harus memahami regulasi dan bisa memberikan jalan keluar terhadap hambatan pada pengembangan sektor perumahan saat ini, terutama dikaitkan dengan angka backlog hunian yang mencapai 15 juta unit.

Pada kesempatan tersebut Eddy berharap, Presiden menempatkan Kemenpera di bawah koordinasi Kementerian Perekonomian. Hal tersebut karena selama ini industri properti nasional memberikan multiplier effect cukup tinggi terhadap perekonomian nasional. Berdasarkan data Lembaga Penelitian Ekonomi Universitas Indonesia (LPEUI), ada sebanyak 175 industri dan jasa yang terkait pertumbuhan industri properti nasional.

“Selama ini pemerintah juga mengukur laju pertumbuhan ekonomi dengan melihat pertumbuhan sektor properti, apalagi konten bahan baku lokal dalam pengembangan industri properti sebagian besar menggunakan material dalam negeri,” ujar Eddy.

Sementara itu, menurut Priyadi, Wakil Ketua Bidang Pembiayaan Perbankan DPP REI, salah satu “pekerjaan rumah” besar dari Menpera mendatang adalah harga rumah yang dibebaskan PPN-nya tidak sama antara harga yang dipatok Kemenpera dan Kementerian Keuangan. Menurut dia, “PR” itu harus segera diselesaikan antara Menpera dan Menteri Keuangan yang baru.

Sebelumnya saat berkampanye, baik Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK berjanji akan melaksanakan program-program khusus sektor perumahan. Salah satunya adalah penyediaan hunian, baik rumah atau rumah susun (rusun).

Prabowo-Hatta, menjanjikan akan menyediakan hunian kepada 15 juta penduduk. Salah satu caranya dengan membangun 2.000 tower rumah susun dengan 500 unit kamar per tower bagi masyarakat miskin dan ekonomi menengah.

Sedangkan Jokowi-JK, berjanji akan membangun rumah vertikal dengan jumlah yang jauh lebih besar. Pasangan nomor urut 2 ini berjanji akan membangun rusun sebanyak 5.000 tower dalam lima tahun. (ba)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Tabayun

PBB: Terjadi Eksekusi-Eksekusi Cepat Bermotif Sektarian di Suriah

By Muhammad
Tabayun

Gencatan Senjata Diusulkan untuk  Gaza, Begini Beberapa Rinciannya

By Muhammad
Galeri

Falasi Zionis (6): Ada Teroris Membela Palestina

By Farid
Galeri

Falasi Zionis (5): Melawan Israel Itu Irasional

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account