Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Tabayun

Form C1Banyak yang Janggal, KPU: Itu Tidak Disengaja

Published 12/07/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

C1 1Jakarta, LiputanIslam.com — Berbagai kejanggalan form C1 yang diunggah di website resmi KPU dinilai ada unsur manipulasi oleh Komite Pemilih Indonesia (KPI)

“Kejanggalan yang diungkap ini bukannya tidak disengaja, karena kejanggalan banyak dan tidak rasional angkanya,” kata Koordinator KPI, Jeirry Sumampow, Sabtu 12 Juli 2014.

Jeirry mengaku tak terkejut dengan adanya kejanggalan-kejanggalan data ini karena ia menemukan masalah yang serupa ketika Pileg lalu. “Ini pola manipulasi C1 lama. Di Pileg lalu sudah terjadi,” katanya.

Jeirry pernah  mempermasalahkan sistem unggah data form C1. Ia menyebutkan sedikitnya tiga masalah yang ada pada sistem ini.

Pertama, mekanisme yang tidak jelas sehingga sulit dipastikan apakah data yang diunggah merupakan data yang benar atau tidak. “Problem ini tidak pernah diperhatikan oleh KPU sejak Pileg lalu.”

Kedua, tidak jelasnya identitas pengunggah dan dari mana data itu diunggah. “Apakah data itu di-upload dari desa, atau dari kecamatan, atau dari TPS,” ujarnya. Dan yang terakhir yaitu masalah ada atau tidaknya keterlibatan lembaga pengawas atau saksi.

Jeirry mencurigai adanya permainan yang dilakukan pihak internal penyelenggara. “Apakah ini kesalahan tulis, penjumlahan, atau kesengajaan. Semua ini internal penyelenggara yang kita curiga sejak dulu mereka bermain,” tuturnya.

Menurut Jeirry, kesalahan-kesalahan yang terjadi tak semata soal angka, tapi proses rekapitulasi juga banyak masalah. Ia mengimbau KPU sebagai penyelenggara untuk segera mengklarifikasi.

“Fenomena ini harus disikapi oleh KPU, berbahaya jika ini diwacanakan terus yang akhirnya jadi legitimasi sampai tanggal 22 Juli besok,” tegasnya seperti dilansir detikcom.

Ia juga meminta kedua pasangan calon untuk tak menjadikan pengunggahan data form C1 yang bermasalah ini untuk klaim kemenangan. Selain itu, Jeirry mengatakan besarnya kemungkinan terjadinya kesalahan data form C1 di wilayah lain di Indonesia yang tentunya merugikan salah satu kubu pasangan calon.

“Sangat mungkin terjadi pada data yang sedang atau akan di-upload. Angka total sama ada 2 C1 dari TPS yang sama, ditandatangani oleh saksi dan KPPS yang sama tapi totalnya berbeda tapi pemilihnya breakdown dari masing-masing partai berbeda,” ujarnya menguraikan.

Lalu, bagaimana tanggapan KPU?

KPU meminta masyarakat tidak langsung menganggap kejanggalan formulir C1 sebagai suatu kesengajaan untuk mencurangi. Tidak semua petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) memiliki kemampuan yang sama hingga bisa saja terjadi kekeliruan.

“Saya minta tim di sini juga untuk cek. Itu bukan kesengajaan tapi ketidakmampuan petugas,” kata Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay, 12 Juli 2014. (ba)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Tabayun

PBB: Terjadi Eksekusi-Eksekusi Cepat Bermotif Sektarian di Suriah

By Muhammad
Tabayun

Gencatan Senjata Diusulkan untuk  Gaza, Begini Beberapa Rinciannya

By Muhammad
Galeri

Falasi Zionis (6): Ada Teroris Membela Palestina

By Farid
Galeri

Falasi Zionis (5): Melawan Israel Itu Irasional

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account