Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Tabayun

Simpang Siur Kericuhan Pilpres di Hongkong

Published 07/07/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE
Antrian panjang di TPS Hongkong (foto:Detik)
Antrian panjang di TPS Hongkong (foto:Detik)

Jakarta,LiputanIslam.com–Pilpres di H0ngkong sempat ricuh. Sekitar 500 WNI yang bermukim di Hongkong tidak bisa menggunakan hak pilihnya, lalu berdemo, dan bahkan meringsek pagar pembatas. Di jejaring sosial kemudian beredar berita bahwa kericuhan muncul akibat ada petugas KPU yang menyatakan akan membuka pagar bila WNI itu mau memilih pasangan capres tertentu.

Konsuler Jenderal (Konjen) untuk Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Hong Kong, Chalief Akbar saat dikonfirmasi detikcom, Minggu (6/7/2014) menyatakan bahwa ke-500 WNI itu tidak bisa menggunakan hak pilih karena tidak ada waktu lagi. Dalam surat undangan pemilu di Hongkong, tercantum waktu pencoblosan dari pukul 9.00-17.00.

“Ada tiga jalur. Antreannya panjang karena jumlahnya besar mencapai 25.137 WNI. Waktu kita tutup sudah tidak ada antrean,” ungkap Chalief.Mengenai informasi yang beredar di media sosial tentang penyeleksian calon pemilih yang akan mencoblos pasangan salah satu capres, Chalief tegas membantahnya.”Tidak ada, tidak mungkin itu. Di sana juga ada saksi, tidak benar. Kami mewanti-wanti untuk bersikap netral,” ucap Chalief.

Sementara itu, akun Cahaya Senja di Facebook, yang mengaku buruh migran di Hongkong, melimpahkan kesalahan pada para buruh migran yang tidak mau datang tepat waktu. Menurutnya, mereka tidak bisa memilih karena datang terlalu sore.

Seorang buruh migran lainnya, Fera Nuraini, dalam web pribadinya, www.feranuraini.com memberikan kesaksian berbeda. Fera datang sejak pukul 8.30 dan antrian sudah memanjang. Saat itu hanya satu antrian, sehingga WNI yang sudah mendapatkan undangan dan sudah jelas dalam undangan itu tertera nomor TPS serta jam berapa bisa nyoblos, bercampur dengan mereka yang belum terdata.

Hingga jam 10 pagi antrian bertambah banyak dan tak ada panitia yang memberi pengarahan, bahwa seharusnya WNI yang suda terdata bisa langsung masuk TPS tanpa perlu antri. Semakin siang antrian semakin memanjang. Padahal suasana sangat panas, mencapai 33 derajat dan sebagian WNI menjalani puasa. Akibatnya, ada 7 orang buruh migran yang pingsan dan dibawa ke tenda medis.

Menjelang sore, barulah jalur antrian ditambah. Namun membludaknya WNI yang ingin mencoblos (25.137 orang), padahal pada pileg yang lalu hanya 6000-an orang, membuat proses pencoblosan berjalan lama. Tepat pukul 17.00 pencoblosan ditutup, meskipun masih banyak yang belum mendapat kesempatan memberikan suaranya.

Menurut Fera, para buruh migran yang tidak bisa masuk TPS pun marah-marah, dan bahkan ada yang menangis. Sampai akhirnya mereka mendobrak pagar pembatas. (dw)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Tabayun

PBB: Terjadi Eksekusi-Eksekusi Cepat Bermotif Sektarian di Suriah

By Muhammad
Tabayun

Gencatan Senjata Diusulkan untuk  Gaza, Begini Beberapa Rinciannya

By Muhammad
Galeri

Falasi Zionis (6): Ada Teroris Membela Palestina

By Farid
Galeri

Falasi Zionis (5): Melawan Israel Itu Irasional

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account