Teheran, LiputanIslam.com – Angkatan Bersenjata Iran menggelar latihan peperangan elektronik skala besar di bagian tengah negara republik Islam ini.
Dilaporkan bahwa berbagai divisi Angkatan Bersenjata Iran, Jumat (25/8), meluncurkan latihan itu dengan melibatkan unit-unit peperangan elektronik dan mengerahkan radar, drone, kendaraan udara mikro (MAV), dan peralatan militer lainnya yang dirancang dan diproduksi di dalam negeri.
Satuan-satuan dari Angkatan Darat, Angkatan Udara, Angkatan Laut, dan Pertahanan Udara turut serta dalam manuver udara gabungan tersebut, dengan nama sandi “Separ-e Hafezan-e Velayat 1402” (Perisai Penjaga Wilayat 1402), yang bermarkas di bagian tengah Iran.
Menurut Wakil Kepala Angkatan Bersenjata Iran untuk Koordinasi Laksamana Muda Habibollah Sayyari, latihan tersebut menampilkan berbagai jenis sistem peperangan elektronik buatan dalam negeri, radar, drone, sistem siber dan ruang angkasa, jet tempur berawak dan nirawak, MAV serta kendaraan tetap, bergerak, dan lain-lain serta sistem berbasis darat dan udara yang terkait dengan peperangan elektronik.
Iran terus mengembangkan industri senjata dalam negeri secara masif meskipun dikenai sanksi dan embargo internasional yang mencegah negara ini mengimpor banyak senjata.
Pada hari Selasa lalu, Teheran mengumumkan pembuatan drone canggih Mohajer-10 buatan dalam negeri dengan jangkauan dan waktu penerbangan yang ditingkatkan, dan kapasitas muatan yang lebih besar.
Amerika Serikat menuduh Iran memasok drone Mohajer 6 kepada Rusia, di antara berbagai drone lainnya, sejak awal invasinya ke Ukraina, namun Iran menepisnya. (mm/fna/raialyoum)
Baca juga: