Teheran, LiputanIslam.com – Komandan Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Iran, Brigjen Esmail Qaani, menyatakan Poros Resistensi sekarang berada di atas angin di Timur Tengah di depan Rezim Zionis Israel.
Berbicara di Majelis Tinggi ke-24 Para Komandan Pengawal, Sabtu (19/8), Qaani mengatakan, “Hari ini kita berada di puncak tertinggi, dan IRGC maju dengan kuat ke segala arah.”
Dia juga menyebutkan bahwa berkat perlawanan Hizbullah, Libanon mendapatkan hak gas alamnya di depan Israel yang “sedang menjalani kondisi yang keras secara internal dan eksternal.”
“Saat ini kita menyaksikan adanya 15 hingga 30 serangan per hari terhadap entitas Zionis di Tepi Barat,” ungkapnya.
Qaani menegaskan bahwa mantan komandan Pasukan Quds yang telah gugur, Jenderal Qassem Soleimani, adalah “orang pertama yang melawan terorisme di kawasan dan dunia, dan dia dibunuh oleh negara paling teroris di dunia dan oleh presiden negara itu.”
Laporan lain menyebutkan bahwa Jenderal Qaani pada hari Jumat lalu berada di komplek makam suci Imam Husain bin Ali bin Abi Thalib ra di kota Karbala, Irak.
Penggalan video yang beredar di media sosia pada Jumat pagi memperlihatkan kerumunan peziarah makam itu mengitari Jenderal Qaani, dan memberi hormat kepadanya.
Disebutkan bahwa Jenderal Qaani berada di Karbala beberapa hari menjelang puncak peringatan Hari Arbain, yaitu hari ke-40 gugurnya Imam Hussein ra pada tahun 61 H.
Sementara dari wilayah pendudukan Palestina dilaporkan bahwa dua orang Israel telah ditembak mati di selatan Nablus di Tepi Barat oleh seorang pejuang Palestina.
Layanan ambulan Israel mengatakan bahwa dua orang Israel ditembak di dalam tempat cuci mobil di desa Huwara.
Perdana Menteri Israel mengutuk penembakan itu, dan mengatakan, “Pasukan keamanan menggandakan upaya mereka untuk menangkap si pembunuh dan menyelesaikan perhitungan dengannya, seperti yang telah kami lakukan dengan semua pembunuh sampai sekarang”.
Sebelumnya, seorang pemuda Palestina gugur akibat luka tembak oleh pasukan pendudukan di kamp pengungsi Balata, sebelah timur Nablus, beberapa hari lalu.
Sumber berita menyebutkan bahwa pemuda itu adalah seorang pejuang resistensi bernama Muhammad Abu Asab, yang terluka oleh peluru pasukan Israel yang menyerbu kamp Balata beberapa hari lalu. (mm/raialyoum/alalam/aljazeera)
Baca juga: