Teheran, LiputanIslam.com – Komandan Pasukan Dirgantara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Brigjen Amir Ali Hajizadeh mengumumkan pihaknya akan segera memamerkan satu lagi rudal balistik hipersonik buatan negara ini.
Hajizadeh pada hari Senin (29/5) menyebutkan bahwa rudal hipersonik itu telah menyelesaikan uji coba dan akan segera dipublikasikan.
Dia memastikan rudal baru ini mampu menembus semua sistem payung rudal, dan bahkan dapat menarget sistem pertahanan rudal musuh, suatu lompatan besar di bidang pembuatan rudal.
Disebutkan bahwa rudal hipersonik itu berkecepatan 12-13 Mach dan dapat bermanuver di luar maupun di dalam atmosfer bumi.
Pekan lalu, Angkatan Bersenjata Iran mengumumkan peluncuran rudal “Khorramshahr” generasi keempat, yang dinamai “Kheibar”. Rudal ini berjarak jangkau 2000 kilometer dan dapat membawa hulu ledak seberat 1,5 ton.
Mengenai rudal balistik Kheibar, Hajizadeh di hari yang sama mengatakan, “Hanya satu rudal yang ditembakkan tetapi ketika mencapai targetnya, ia mengena sebanyak 80 target sekaligus. Artinya, jika kita menembakkan 80 rudal varian ini, sebanyak 8.000 target mengenai wilayah musuh.”
Kementerian pertahanan Iran meluncurkan rudal Kheibar dalam sebuah upacara pada Kamis pekan lalu pada peringatan Pembebasan kota Khorramshahr dari pendudukan pasukan mantan diktator Irak mendian Saddam Hossein yang didukung Barat pada tahun 1982.
Para pejabat Iran lainnya mengatakan tentang fitur rudal baru dan bahwa rudal ini dilengkapi sistem pertahanan siber untuk melawan dan menetralisir serangan siber musuh. Karena itu, menurut mereka, rudal tidak mungkin tercegat.
Rudal Kheibar adalah salah satu rudal tercanggih yang dirancang oleh para ahli dari Organisasi Dirgantara yang bernaung di bawah Kementerian Pertahanan.
Untuk menciptakan kemampuan taktis, rudal ini juga dilengkapi dengan salah satu mesin bahan bakar cair tercanggih dan mesin tersebut ditempatkan di tangki bahan bakar sehingga mengurangi panjang rudal menjadi sekitar 13 meter. (mm/mna/fna)
Baca juga: