Teheran, LiputanIslam.com – Iran dan Arab Saudi akan mengadakan kerjasama di bidang radiofarmasi, menyusul kesepakatan antara Teheran dan Riyadh belum lama ini untuk pemulihan hubungan bilateral.
Kepala Organisasi Energi Atom Iran (AEOI) Mohammad Eslami mengatakan hal tersebut dalam sebuah wawancara dengan saluran berita berbahasa Arab Al-Alam milik Iran, seperti dilaporkan oleh kantor berita Mehr, Rabu (22/3).
“Iran telah mencapai kemampuan yang tinggi terkait produksi radiofarmasi,” ungkap Eslami.
Dia menyebutkan bahwa produk kedokteran nuklir Iran sedang diekspor ke sembilan negara, dan permintaan untuk membelinya terus meningkat.
Mengenai negosiasi pencabutan sanksi ilegal terhadap Iran, Eslami menekankan keharusan pihak Barat menunjukkan kemauan politik dan menghentikan perilaku menindas dalam upaya mencapai kesepakatan.
“Mereka kecanduan sanksi dan mereka menjatuhkan sanksi kepada Iran setiap hari, dan mereka tidak pernah lelah,” katanya. (mm/mna)
Baca juga: