Teheran, LiputanIslam.com – Uni Eropa (UE) menyatakan pihaknya telah menerima tanggapan Iran atas teks termodifikasi yang diusulkan oleh UE dalam pembicaraan Wina, dan UE kini sedang mempelajari tanggapan itu dengan berbagai pihak lain dan AS.
Nabila Massrali, juru bicara kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Josep Borrell, yang mengoordinasikan pembicaraan antara Iran dan kelompok negara-negara P4+1 di Wina, ibu kota Austria, menyatakan demikian wawancara dengan IRNA, Selasa (16/8).
“Kami sedang mempelajarinya dan berkonsultasi dengan peserta JCPOA lainnya dan AS dalam perjalanan ke depan,” katanya.
Sebelumnya pada Senin malam Teheran menyatakan pihaknya telah mengirimkan kepada Borrell tanggapan Iran atas teks draf perjanjian yang diusulkan UE untuk pemulihkan kesepakatan nuklir Iran, serta menyatakan pendapatnya mengenai masalah yang tersisa dalam pembicaraan.
Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian juga mengatakan pada hari yang sama bahwa jika AS menunjukkan reaksi yang realistis dan fleksibel terhadap tawaran Iran maka “kita akan mencapai kesepakatan”.
Dia juga mengatakan, “Pihak AS secara lisan menyetujui dua proposal ditawarkan oleh Iran.”
Seorang penasihat tim perunding Iran di Twitter menyebutkan bahwa berbagai pihak dalam JCPOA sudah semakin mendekati kesepakatan akhir.
“Saya tidak bisa mengatakan bahwa akan ada kesepakatan, tapi kitalebih dekat daripada sebelumnya,” ungkap Mohammad Marandi, yang juga wakil presiden untuk urusan internasional di Universitas Teheran.
Dia menambahkan bahwaIran “telah menyatakan keprihatinannya, tapi masalah yang tersisa tidak terlalu sulit untuk diselesaikan. Kekhawatiran itu didasarkan pada pelanggaran AS/Uni Eropa di masa lalu.” (mm/mna)
Baca juga:
