Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Para Perunding Nuklir Iran Kembali ke Negara Masing-Masing untuk Sementara Waktu

Published 15/01/2022 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Teheran, LiputanIslam.com –   Para perunding senior Iran dan tiga negara Eropa (Inggris, Prancis dan Jerman) kembali ke negara masing-masing untuk jangka waktu dua hari sejak Jumat (14/1) guna melakukan konsultasi dan diskusi  sikap politik mereka sesuai kesepakaan yang telah mereka capai.

Meski demikian, negosiasi di tingkat pakar masih  terus dilanjutkan tanpa jeda sehingga kepulangan para perunding senior itu tak berarti berakhirnya perundingan putaran kedelapan.

Perundingan yang ditujukan Iran untuk pencabutan sanksi ilegal AS dimulai pada 27 Desember lalu, dan dilaporkan mengalami kemajuan yang lamban. Iran menuntut pencabutan sanksi  dari AS yang telah keluar dari perjanjian tahun 2015.

Teheran menegaskan bahwa jika pencabutan ini terverifikasi maka Iran akan kembali menjalankan komitmen nuklirnya sesuai perjanjian tersebut. Teheran memastikan bahwa perundingan akan segera mencapai kesepakatan final jika AS bersedia mencabut sanksi itu dan menerima mekanisme yang dipresentasikan Iran dalam masalah ini.

Ali Waiz dari International Crisis Group menyebutkan bahwa Iran dan pihak lawannya dalam perundingan di Wina “masih sangat jauh berselisih pendapat mengenai sanksi yang akan dicabut, mekanisme verifikasi dan jaminan bahwa AS tak akan keluar lagi dari perjanjian ini”.

Kepada AFP dia mengatakan bahwa untuk verifikasi pencabutan sanksi itu “ada dua bidang, ekspor minyak Iran dan kemampuan Teheran memperoleh pendapatan yang terkait dengan sektor ini serta dana yang dibekukan, hal yang sebenarnya dapat dilakukan dalam hitungan hari”.

Namun, masalah jaminan adalah faktor yang lebih sensitif karena, menurut Ali Waiz, akan membuat pemerintah AS, baik periode Presiden Joe Biden maupun  selanjutnya, tak dapat lagi “mengikat tangan para sekutunya”.

Di bidang nuklir sendiri, sejauh ini belum diputuskan ihwal mesin sentrifugal yang digunakan Iran dalam pengayaan uranium, dan masih berjalan pembicaraan mengenai “penghancuran, penangguhan pemakaian, dan sekumpulan jalan tengah”, menurut keterangan para diplomat Eropa yang dikutip AFP, dan Iran bisa jadi menentang opsi pertama.

Semua pihak tidak menetapkan batasan waktu perundingan. Meski demikian, Eropa berulang kali menyebutkan jangka waktu “beberapa minggu”.

Menlu AS Antony Blinken menyatakan bahwa jika perundingan Wina gagal maka AS akan mencari jalan dan opsi-opsi lain bersama para sekutunya di Eropa, Timteng dan lain-lain. Sekira 100 anggota Kongres pada pekan ini mengimbau pemerintahan Joe Biden supaya mundur dari perundingan “tak serius” di Wina. (mm/alalam/raialyoum)

Baca juga:

[Video:] Iran Sukses Uji Coba Mesin Wahana Peluncur Satelit Berbahan Bakar Padat

Iran Rekrut Warga Yahudi sebagai Mata-mata, Israel Terkaget-kaget

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account