[Video:] Iran Sukses Uji Coba Mesin Wahana Peluncur Satelit Berbahan Bakar Padat

0
167

Teheran, LiputanIslam.com –   Republik Islam Iran mengumumkan keberhasilannya menguji coba mesin berbahan bakar padat yang digunakan sebagai tenaga pendorong wahana peluncur roket.

Komandan Pasukan Dirgantara Angkatan Bersenjata Iran, Brigjen Amir Ali Hajizadeh di kota Qom, Kamis (13/1), menyebutkan bahwa dalam dalam uji coba sukses yang dilakukan pada pekan lalu sebuah wahana pembawa satelit berbahan bakar padat telah digunakan, dan wahana itu terbuat dari bahan non-logam sehingga hemat energi dan biaya.

Beberapa media Iran menayangkan video yang menunjukkan rekaman video uji coba tersebut sembari menjelaskan bahwa mesin ruang angkasa berbahan bakar padat itu menggunakan bahan komposit ringan.

Hajizadeh lebih lanjut mengumumkan bahwa Iran berencana meluncurkan lebih banyak roket pembawa satelit ke luar angkasa.

Menurutnya, teknologi tersebut hanya dimiliki oleh empat negara di dunia, dan Iran akan terus memproduksi bahan bakar di semua bidang yang terkait degan ruang angkasa.

“Iran telah mencapai banyak kemajuan di bidang ruang angkasa dan satelit,” ujarnya, sembari memastikan bahwa aksi teror, intimidasi dan sanksi dari musuh Iran sama sekali tidak menghambat proses kemajuan Iran.

Sementara itu, direktur kebijakan di United Against Nuclear Iran (UANI), Jason Brodsky, di Twitter menyebutkan, “Penggunaan bahan bakar padat penting karena roket berbahan bakar padat murni sebagian besar terkait dengan sistem rudal balistik.”

Dia menambahkan, “Ini menunjukkan Teheran memilih memfokuskan kemajuannya pada teknologi rudal balistik – sebagai lawan dari langkah nuklir tambahan – untuk pengaruh di Wina.”.

Brodsky juga menyatakan, “Teheran mungkin menghitung ini sebagai taruhan yang lebih aman, daripada meningkatkan tingkat pengayaan saat ini, karena hanya akan menimbulkan pernyataan kecaman yang berulang.”

Perkembangan baru di Iran itu terjadi meski Amerika Serikat (AS), Prancis dan Jerman pada bulan lalu mengecam keras peluncuran wahana pembawa satelit Iran yang mengirim tiga satelit penelitian ke luar angkasa, ketika pembicaraan tidak langsung antara AS-Iran dilanjutkan di Wina untuk mengupayakan pemulihan kesepakatan nuklir 2015.

Kemlu Pransic menyebut peluncuran satelit itu sebagai pelanggaran resolusi Dewan Keamanan PBB, dan menyerukan kepada Iran “untuk tidak meluncurkan rudal balistik lebih lanjut yang dirancang untuk kemampuan membawa senjata nuklir, termasuk peluncur luar angkasa.” (mm/alalam/algemeiner)

Baca juga:

Ayatullah Khamenei: Berunding Nuklir tak Berarti Menyerah kepada Musuh

Israel Mengaku Lumpuhkan Jaringan Intelijen Perempuan yang Direkrut Iran

 

DISKUSI: