Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Tabayun

Prabowo Over-Ekspektasi, Jokowi Underestimate

Published 10/06/2014 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

debat capres-1Jakarta, LiputanIslam.com–Rakyat Indonesia tadi malam memusatkan perhatian pada dua pasang peserta Pemilu Presiden 2014, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla yang melakukan debat dengan topik “Pembangunan demokrasi, pemerintahan yang bersih, dan kepastian hukum”. Acara yang disiarkan secara langsung dari Balai Sarbini Jakarta ini memunculkan beragam tanggapan.

Menurut Burhanudin Muhtadi, tanggapan atas penampilan kedua pasangan sangat dipengaruhi oleh konteks yang mewarnai debat ini. Selama ini, Prabowo dicitrakan sebagai orator yang bagus, sementara Jokowi sebaliknya. Dalam dua penampilan Jokowi sebelumnya, yaitu dalam pengambilan nomor urut capres dan deklarasi damai, Jokowi memang kurang memuaskan. Akibatnya, muncul over-ekspektasi atau harapan yang berlebihan terhadap Prabowo dan sebaliknya, underestimate (merendahkan) kemampuan Jokowi.

Dalam dialog yang disiarkan live di Metro TV pagi ini (10/6), Burhanudin mengatakan, “Jokowi berhasil melampaui taget minimal pendukungnya. Mungkin karena dia sadar tidak punya kemampuan artikulasi, bukan orator, dia melakukan banyak persiapan. Sebaliknya, Prabowo terlihat  kurang persiapan. Hal ini  sebelumnya juga dinyatakan oleh Mahfud MD bahwa Prabowo memang tidak melakukan persiapan apapun karena sudah terbiasa berdebat.”

Burhanudin mengkritisi pernyataan-pernyataan Jokowi yang dinilainya kurang memberikan gagasan atau visi besar. Sebaliknya, Prabowo juga terlalu banyak bicara tentang visi besar, tetapi normatif, bukan hal-hal konkrit.

“Jika Jokowi selalu terjebak pada contoh-contoh yang terlalu mikro, yang tampil adalah dia seperti manajer, bukan leader. Publik ingin tahu bagaimana visi besar Jokowi.”

Selain itu, menurutnya, format debat kurang bisa menggali dan mengkontraskan pemikiran kedua kubu, sehingga, seolah-olah cerdas-cermat.

“Jokowi sebenarnya memiliki amunisi yang banyak, misalnya terkait koalisi gemuk kubu lawan. Bagaimana menciptakan pemerintahan yang bersih dengan koalisi yang begitu besar? Tapi tidak dimaksimalkan karena kekurangan kemampuan artikulasi. Tapi ya itulah Jokowi, publik tidak bisa berharap banyak,” ujar Muhtadi.

Pengamat politik dari Lembaga Survei Indonesia ini menyarankan agar untuk debat berikutnya Prabowo lebih banyak melakukan persiapan.

“Penguasaan statistik yang selama ini sangat dikuasai Prabowo semalam nggak keluar. Itu bisa jadi kekuatannya saat berdebat,” kata Burhanuddin.(dw/metrotv live)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Tabayun

PBB: Terjadi Eksekusi-Eksekusi Cepat Bermotif Sektarian di Suriah

By Muhammad
Tabayun

Gencatan Senjata Diusulkan untuk  Gaza, Begini Beberapa Rinciannya

By Muhammad
Galeri

Falasi Zionis (6): Ada Teroris Membela Palestina

By Farid
Galeri

Falasi Zionis (5): Melawan Israel Itu Irasional

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account