Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Kematian Putri Aktivis Pejuang Hak Kulit Hitam AS Dinilai Mencurigakan

Published 24/11/2021 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

NewYork,LiputanIslam.com-Jasad putri pemimpin gerakan kulit hitam AS,Malcolm X, bernama Malika Shabazz (56 tahun) telah ditemukan di apartemennya pada Senin 22 November lalu.

kematian Shabazz terjadi tepat 2 hari setelah dibebaskannya Muhammad Aziz dan Khalil Islam dari tuduhan pembunuhan ayahnya.

BBC melaporkan, dugaan keterlibatan Aziz dan Islam mencuat setelah putri-putri Malcolm X mengajukan bukti surat seorang mantan polisi menjelang kematiannya. Ia mengklaim, Polisi New York dan FBI telah bersekongkol untuk membunuh Malcolm X. Putri-putri Malcolm X pun menuntut agar kasus teror ayah mereka dibuka kembali dengan adanya bukti-bukti baru tersebut.

Malcolm X dilahirkan dengan nama asli Malcolm Little di kota Omaha yang terletak di Negara Bagian Nebraska.

Ayahnya, Earl Little, adalah seorang pendeta pemberani dan tak kenal takut, yang dikenal sebagai pendukung Marcus Garvey, pemimpin kelompok nasionalis kulit hitam. Rumah mereka pernah diledakkan para pendukung supremasi kulit putih di tahun 1929, yaitu saat Malcolm masih berusia 4 tahun.

Malcolm memutuskan untuk mengganti nama keluarganya menjadi X, sama seperti yang dilakukan saudara dan saudarinya yang memeluk Islam. X adalah nama keluarga bagi tiap keluarga Afro-Amerika yang tidak mengetahui nama keluarga asli nenek moyang mereka yang diperbudak. Sebab itu, budak-budak ini terpaksa menerima nama yang diberikan para majikan mereka.

Setelah Malcolm X selamat dari sebuah upaya pembunuhan pada tanggal 14 Februari 1965, tujuh hari setelahnya ia diberondong senapan oleh 3 pria bersenjata saat ia berpidato di Manhattan. Ia pun meninggal saat dibawa ke rumah sakit. (af/fars)

Baca Juga:

Kemenlu Yaman Sebut AS Umbar Klaim Palsu soal Penghentian Perang

IRGC: Sembilan Kali Kami Menampar AS di Teluk Persia

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account