Roma, LiputanIslam.com – Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengungkap pendirian Moskow bahwa perjanjian nuklir negara-negara besar dunia dengan Iran tak dapat dipulihkan kecuali sesuai bentuknya semula tanpa ada perubahan apapun.
Kepada wartawan di sela-sela Pertemuan Puncak G-20 di Roma, Ahad (31/10), Lavrov mengatakan, “Jika aktivasi komunikasi dilakukan maka ini akan berarti keinginan berbagai pihak untuk pemulihan perjanjian (nuklir), dan (perjanjian) ini tak akan dapat dipulihkan kecuali sesuai bentuk asalnya yang telah disetujui oleh Dewan Keamanan PBB pada tahun 2015.”
Lavrov memastikan bahwa perubahan apapun terhadap perjanjian yang lazim disebut Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) itu tak akan dapat diterima oleh pihak Iran, dan Moskow sepenuhnya mendukung sikap Teheran ini.
“Ketika perjanjian atas sesuatu telah terjadi lalu seseorang keluar darinya maka harus ada upaya keras untuk kembali menghormati dan menerapkan sepenuhnya apa yang telah disepakati,” lanjutnya. (mm/alalam)
Baca juga: