Teheran, LiputanIslam.com – Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyeh menyatakan belasungkawa kepada Komandan Pasukan Qods Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran Brigadir Jenderal Esmail Qa’ani atas wafatnya Mantan Wakil Komandan IRGC Brigjen Seyid Mohammad Hejazi.
Haniyeh menyebut Hejazi sebagai sosok yang telah memainkan peran yang menentukan dalam mendukung perjuangan dan resistensi Palestina melawan Rezim Zionis Israel.
Dalam panggilan telepon dengan Jenderal Qa’ani, Selasa (20/4), Haniyeh mengatakan bahwa Hejazi memainkan peran penting bukan hanya dengan mendukung Hamas, melainkan juga menyokong kelompok-kelompok pejuang Palestina lainnya.

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada Iran atas dukungan negara republik Islam kepada bangsa Palestina.
Haniyeh memastikan bahwa bangsa Palestina berpegang teguh pada prinsip perjuangannya sampai tanah suci Quds (Baitul Maqdis/Yerussalem) dan seluruh wilayah Palestina terbebas dari cengkraman kaum Zionis.
Sehari sebelumnya, Haniyeh juga menyampaikan belasungkawa kepada Pemimpin Besar Iran Ayatullah Sayid Ali Khamenei atas wafatnya Jenderal Hejazi.
Sayid Mohammad Hossein Hejazi yang juga seorang veteran dan terpapar dampak senjata kimia dalam perang Iran-Irak 1980-1988 meninggal dunia akibat gagal jantung pada Ahad malam (18/4).
Dia diangkat sebagai wakil komandan Pasukan Quds IRGC setelah jenderal legendaris Letjen Qasem Soleimani terbunuh dalam serangan udara AS di Baghdad pada Januari 2020. Dia menggantikan Brigjen Esmail Qaani yang kini menjadi penerus Jenderal Soleimani sebagai komandan Pasukan Quds IRGC. (mm/fna)
Baca juga: