Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Perundingan Nuklir Iran Dimulai Lagi di Tengah Ketegangan Pasca Insiden Natanz

Published 16/04/2021 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Teheran, LiputanIslam.com –   Perundingan Iran dengan sejumlah negara besar dunia dimulai lagi, Kamis (15/4), untuk menyelamatkan perjanjian nuklir Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA).

Perundingan ini dibayangi ketegangan akibat keputusan Teheran memperkaya uranium dengan tingkat kemurnian 60%, menyusul apa yang disebutnya sebagai aksi sabotese Israel pada Ahad  lalu terhadap fasilitas nuklir Natanz milik Iran.

Amerika Serikat (AS) dan negara-negara Eropa penanda tangan JCPOA memperingatkan bahwa keputusan Teheran tersebut tak sejalan dengan upaya untuk menghidupkan kembali JCPOA. AS yang secara sepihak telah keluar dari perjanjian itu sejak tahun 2018 menyebut keputusan itu sebagai “provokasi”.

Presiden Iran Hassan Rouhani menegaskan kembali bahwa negaranya tidak berniat membuat bom nuklir, dan meminta negara-negara itu menghormati JCPOA.

“Jangan khawatir terhadap Iran, kami selalu menepati komitmen kami,” kata Rouhani dalam rapat kabinet yang disiarkan televisi, Kamis.

“Kalau mau, hari ini pun kami bisa memperkaya uranium dengan kemurnian 90 persen. Tapi kami tidak mengupayakan bom nuklir.  Jika pihak lain kembali kepada komitmen penuh pada perjanjian ini maka kami akan menghentikan pengayaan 60 persen dan 20 persen,” lanjutnya.

Dia menambahkan bahwa Teheran siap kembali kepada komitmennya untuk memperkaya uranium 3,67 persen sesuai ketetapan  JCPOA, yang bertujuan mencegah Iran membuat bom nuklir, dengan imbalan pencabutan sanksi.

Israel belum secara resmi mengomentari insiden sabotase di Natanz. Negara ilegal Zionis ini menolak pengaktivan kembali JCPOA yang sudah ditinggalkan oleh AS di masa kepresidenan Donald Trump pada tahun 2018 dan kini hendak dihidupkan kembali oleh pengganti Trump, Joe Biden, dan Iranpun menyetujuinya dengan syarat semua sanksi AS terhadap Iran dicabut terlebih dahulu.

Seorang pejabat senior Iran yang terlibat dalam perundingan itu mengatakan, “Ini akan menjadi pertemuan yang sangat sulit. Pendirian kami jelas. Sebagaimana dikatakan oleh pemimpin besar kami kemarin, kami tak bisa bernegosiasi untuk selamanya. ”

Dia menambahkan, “Semua sanksi yang melanggar hukum dan tidak adil ini harus dicabut. Kami tidak merundingkan hak kami.”

Pemimpin Besar Iran Ayatullah Sayid Ali Khamenei, Rabu (14/4), menegaskan bahwa AS sedang mencoba untuk memaksakan persyaratannya untuk menyelamatkan JCPOA, sedangkan negara-negara Eropa menuruti segala yang diperintahkan AS. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Iran Perkaya Uranium 60%, Ini Tanggapan Kritis Saudi dan Eropa

Laporan Intelijen AS: Tak Ada Tanda Iran Membuat Senjata Nuklir

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account