Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

UEA dan Bahrain Tandatangani Perjanjian Damai dengan Israel, Masih Ada 5-6 Negara Lagi?

Published 16/09/2020 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Washington, LiputanIslam.com –  Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu meneken perjanjian normalisasi hubungan bersama pejabat dari Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain, dua negara Arab Teluk Persia, dengan mediasi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Gedung Putih, Washington, AS, Selasa (15/9/2020).

Netanyahu meneken dua perjanjian, masing-masing bersama Menteri Luar Negeri UEA Abdullah bin Zayed Al-Nahyan dan Menteri Luar Negeri Bahrain Abdullatif bin Rashid Al-Zayani. Ketiga pejabat ini bersama Trump juga menandatangani sebuah pernyataan bersama.

Perjanjian itu ditandatangani dalam tiga naskah yang masing-masing bahasa Arab, Inggris, dan Ibrani, mula-mula oleh UEA dan Israel, kemudian oleh Bahrain dan Israel.

Penandatanganan kedua perjanjian tersebut didahului dengan pertemuan Trump secara terpisah dengan Netanyahu, Abdullah bin Zayed, dan Al-Zayani, sebelum upacara penandatanganan.

Trump mengaku telah “mengadakan pembicaraan dengan Raja Saudi Salman dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman” dan menyatakan “keduanya  berpikiran terbuka dan akan bergabung dalam perdamaian”.

“Hari ini bersejarah bagi perdamaian di Timur Tengah… Saya telah memerintahkan untuk menghentikan pendanaan kepada Palestina karena mereka tidak menghormati kami,” lanjut Trump.

Sementara itu, puluhan orang berkonstrasi di depan Gedung Putih untuk memrotes penandatanganan perjanjian itu sembari mengibarkan bendera Palestina dan berteriak, “Tidak, tidak untuk normalisasi” dan “Normalisasi adalah penipuan.”

Upacara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat AS, termasuk penasihat dan menantu Trump Jared Kushner dan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo, serta Ibu Negara AS Melania Trump dan istri Perdana Menteri Israel Sarah Netanyahu.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan perwakilan dari UEA dan Bahrain tiba di Gedung Putih pada hari Selasa untuk menandatangani dua “perjanjian bersejarah” guna menormalisasi hubungan dua negara Teluk itu dengan Rezim Zionis Israel.

Pada hari itu Trump mengumumkan bahwa lima atau enam negara Arab tambahan sedang bersiap menandatangani perjanjian normalisasi dengan Israel, setelah UEA dan Bahrain.

“Kami telah membuat kemajuan besar dengan sekitar lima negara, lima negara tambahan,” katanya di hadapan Netanyahu.

Tanpa menyebutkan nama negara dia menambahkan, “Kami memiliki setidaknya lima atau enam negara yang akan segera bergabung dengan kami. Kami sudah mulai berkonsultasi dengan mereka.” (mm/raialyoum)

Baca juga:

Israel-UEA Ingin Jadikan Pulau Socotra Yaman sebagai Pangkalan Intelijen

“Selasa Hari Hitam”, Palestina Pertimbangkan Keluar dari Liga Arab

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account