Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Dari Redaksi

Bintang Emon dan Kentalnya Nuansa Politik Kasus Novel Baswedan

Published 16/06/2020 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

LiputanIslam.com –Kasus penyiraman air keras dengan korban penyidik senior KPK Novel Baswedan memang sangat sarat dengan nuansa politik. Pihak-pihak yang berseberangan pendapat dalam memandang kasus ini sebenarnya sama-sama meyakini bahwa kasus ini memang sangat politis. Novel Baswedan dan para pendukungnya meyakini bahwa kejahatan penyiraman air keras itu sepenuhnya bermotifkan politik, bukan balas dendam personal. Penanganannya pun diyakini sangat politis, dan itu ‘terbukti’ dari sangat rendahnya tuntutan hukuman dari jaksa penuntut, yaitu hanya 1 tahun penjara. Alasan yang diberikan tim jaksa atas munculnya tuntutan yang rendah itu dianggap sangat absurd. Dengan mengatakan bahwa pelaku melakukan kejahatannya tanpa sengaja, tim jaksa dianggap lebih bertindak sebagai pembela terdakwa ketimbang sebagai penuntut perkara.

Kemudian, seorang komedian dengan nama panggung Bintang Emon muncul menyampaikan kritikan terhadap tuntutan jaksa itu. Kritikannya sangat lucu dan dianggap menohok secara langsung keganjilan tuntutan jaksa. Bintang Emon menunjukkan sejumlah absurditas dasar pemikiran yang menjadi landasan redahnya tuntutan itu. Kritikan Bintang Emon yang disampaikan melalui vlog-nya itu langsung viral. Nama Bintang Emon langsung memuncaki trending topik di Twitter Indonesia selama 24 jam terakhir ini.

Tak lama kemudian, terjadi perundungan terhadap sang komedian, salah satunya adalah tuduhan bahwa ia pemakai narkoba.  Sejumlah pihak menyimpulkannya bahwa perundungan itu datangnya dari apa yang mereka sebut “buzzer istana”. Maksudnya adalah para pegiat medsos yang dibayar oleh pihak pemerintahan Jokowi dalam rangka membungkam suara-suara kritis yang muncul dari pihak oposisi.

Sejak awal, para pendukung pemerintahan Jokowi memang banyak melakukan kritikan terhadap Novel Baswedan yang dituduh telah memanfaatkan posisinya sebagai penyidik senior di KPK untuk kepentingan politik. Sejak sebelum kasus penyiraman air keras, Novel sering bersuara kritis terhadap pemerintahan Jokowi. Saat terjadi peristiwa penyiraman, Novel juga mengkritisi sangat lambatnya penyelidikan kasusnya itu. Ia secara terbuka menyebut bahwa ada oknum perwira polisi aktif yang menjadi otak kasus penyiraman air keras. Lalu, menanggapi rendahnya tuntutan jaksa, Novel mengatakan bahwa ada pembiaran dari Presiden Jokowi terhadap kasus ini.

Tanggapan Novel yang mengaitkan secara langsung Presiden Jokowi dengan tuntutan jaksa dalam sebuah proses pengadilan mendapatkan reaksi negatif dari para pengkritiknya selama ini. Mereka bahkan balik menuduh bahwa teror itu sendiri adalah rekayasa. Maksudnya, yang melakukan teror kepada Bintang Emon itu adalah pihak oposisi itu sendiri. Indikatornya adalah bahwa akun yang melakukan teror itu adalah akun yang tidak dikenal (diistilahkan akun ‘abal-abal’). Dan akun itu langsung ‘menghilang’ segera setelah kasus perundungannya melambung di medsos.

Polemik dan pro kontra kasus Novel Baswedan yang disusul dengan perundungan terhadap komedian Bintang Emon ini menunjukkan betapa segala hal di negeri ini sangat sarat dengan nuansa politik. Dari hulu sampai hilir; dari mulai kasus penyiraman, investigasi, hingga persidangannya, para aktor politik muncul bergantian saling melontarkan tuduhan kepada lawan politiknya.

Bintang Emon adalah seorang anak muda yang cerdas, lucu, dan kreatif. Kita melihatnya sebagai seorang komedian yang polos dan berani bicara apa adanya. Tapi, ia kini terjebak dalam pusaran perseteruan politik para aktor yang pekerjaannya tak lain hanyalah mencari keuntungan politik atas peristiwa apapun yang terjadi. (os/ediorial/liputanislam)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Editorial

Zionis Israel Sedang Tidak Baik-Baik Saja

By Farid
Editorial

Rujuknya Iran dengan Arab Saudi, Tamparan bagi AS

By Farid
Editorial

Berdamai dengan Zionis Israel Adalah Delusi Konyol

By Farid
Dari Redaksi

Urusan Palestina, Jangan Pernah Berharap kepada Lembaga ‘Banci’ PBB

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account