AbuDhabi,LiputanIslam.com-Para aktivis dan lembaga-lembaga HAM memberikan peringatan soal gawatnya kondisi para tahanan di penjara-penjara Uni Emirat Arab (UEA).
Menurut laporan al-Quds al-Arabi, di tengah penyebaran cirus Corona, saat ini sedikitnya 30 tahanan telah terjangkit virus mematikan tersebut.
Para aktivis HAM menyatakan, sebagian tahanan di penjara-penjara UEA bahkan melakukan bunuh diri, lantaran tidak kuat menanggung buruknya kondisi di penjara.
Salah seorang aktivis HAM, Abdullah al-Thuwail, menyatakan bahwa semua tahanan di Penjara al-Watsbah di Abu Dhabi harus segera dibebaskan. Sebab, kata al-Thuwail, virus Corona sudah sangat menyebar di penjara tersebut.
Pusat HAM UEA mengumumkan, Abdullah al-Shamisi telah terjangkit virus Corona di penjara tersebut.
Al-Shamisi adalah seorang pemuda usia 20-an yang telah ditahan di penjara al-Watsbah hampir dua tahun terakhir. Para aktivis HAM menyatakan, hingga kini belum diketahui atas dasar apa pemuda ini dipenjarakan.
Seorang aktivis HAM bernama Sheikha di laman Twitter-nya mencuit,”Para pejabat UEA secara sengaja mengabaikan kondisi para tahanan. Para tahanan di penjara al-Watsbah mengalami penyiksaan. Mereka juga tidak bisa menghubungi keluarga mereka. Kondisi kesehatan mereka sangat buruk.” (af/alalam)
Baca Juga:
Palestina Tolak Bantuan Medis UEA Melalui Jalur Israel
Tahanan Palestina di Penjara Saudi Tak Dapat Akses Perawatan Medis