Tahanan Palestina di Penjara Saudi Tak Dapat Akses Perawatan Medis

0
474

Penjara al-Ha’ir di Arab Saudi. (Photo by Reuters)

Riyadh, LiputanIslam.com–Kepala Komite Tahanan Politik Yordania di Arab Saudi, Khader al-Mashaikh, menyatakan bahwa warga Palestina dan Yordania yang ditahan di penjara Arab Saudi tidak diberikan akses perawatan kesehatan yang baik.

Para tahanan ini hanya diberikan obat penenang jika terjadi komplikasi.

“Pihak berwenang Saudi memberlakukan perintah untuk tidak mengirim tahanan politik ke rumah sakit untuk perawatan, dan hanya memberi mereka obat penghilang rasa sakit,” kata Mashaikh kepada kantor berita Quds Press dalam sebuah wawancara eksklusif pada hari Senin (20/4).

Dia kemudian melaporkan kondisi kesehatan para tahanan Palestina sangat buruk. Dengan tidak adanya standar kesehatan yang baik, potensi merebaknya penyakit di dalam penjara tidak dapat ditanggulangi.

Selain itu, pemerintah Saudi juga menangguhkan kunjungan penjara sepenuhnya selama lebih dari sebulan sebagai bagian dari kebijakan ketat di tengah pandemi corona.

Akibat situasi ini, para aktivis Palestina akan menggelar aksi protes di media sosial pada jam 7 malam waktu lokal (16.00 GMT) pada Selasa (21/4) ini. Dalam aksi ini, mereka akan menuntut Raja Salman membebasakan para tahanan politik menjelakang Bulan Suci Ramadan. (ra/presstv)

 

DISKUSI: