Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Nasrallah: Kesyahidan Soleimani Buka Lembaran Sejarah Baru Timteng

Published 06/01/2020 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Beirut, LiputanIslam.com –  Sekjen Hizbullah Libanon, Sayid Hassan Nasrallah, menyebut keterbunuhan Qassem Soleimani, komandan Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dalam serangan udara AS, sebagai momen historis yang memisahkan dua fase di Timur Tengah.

“Kamis malam, Jumat malam, adalah tanggal yang menentukan antara dua fase di kawasan. Ini merupakan awal dari fase baru dan sejarah baru, bukan untuk Iran atau Irak saja, melainkan untuk seluruh kawasan ini,” tegas Nasrallah dalam pidato di Beirut, ibu kota Libanon, Ahad (5/1/2020), pada sebuah acara belasungkawa atas gugurnya Soleimani bersama pemimpin pasukan relawan Irak Abu Mahdi al-Muhandis.

Dia menambahkan, “Di AS tak ada tokoh sebanding dengan Soleimani, sepatunya saja setara dengan kepala (Presiden AS Donald) Trump.”

Baca: Shamkhani: Syahid Soleimani Lebih Berbahaya bagi AS daripada Jenderal Soleimani

Sayid Nasrallah juga menegaskan, “Pangkalan-pangkalan militer AS, kapal perang militer AS, setiap perwira AS di kawasan kita, tentara AS adalah orang yang membunuh orang-orang ini dan dialah yang harus membayar harganya….  kita bukan berhadapan dengan pembunuhan yang tak jelas, melainkan dengan kejahatan terbuka yang sangat jelas, karena orang yang memerintahkan dan melaksanakannya telah mengakuinya.”

Nasrallah mengatakan bahwa operasi pembunuhan ini terjadi “sedemikian konyol”  adalah karena dua faktor yang salah satunya adalah “kegagalan upaya-upaya pembunuhan sebelumnya”.

Baca: 170 Anggota Parlemen Irak Sepakat Usir Tentara AS

Dia menjelaskan bahwa sebelum serangan teror di Baghdad yang menggugurkan Soleimani dan beberapa orang yang menyertainya, termasuk al-Muhandis, upaya pembunuhan yang terakhir Soleimani terjadi di Kerman, Iran, di mana pemerintah Iran berhasil menggagalkannya serta menangkap sekelompok agen AS yang berniat melancarkan serangan teror yang dapat menewaskan 5000 orang di Husainiyah Kerman hanya demi membunuh Soleimani.

Adapun faktor kedua, lanjut Nasrallah, ialah serangkaian kondisi di kawasan Timteng dan kegagalan AS dalam perkembangan terakhir di Irak. Pembunuhan itu terjadi manakala Trump menyongsong pemilu presiden tanpa ada capaian apa pun dalam isu Iran, negara yang dia tekan habis-habisan dengan cara mundur dari perjanjian nuklir dan menerapkan embargo.

Sayid Nasrallah lantas menyebut beberapa contoh kegagalan agenda-agenda AS di Palestina, Libanon, Suriah, dan Irak berkat sepak terjang Jenderal Soleimani.

Baca: Komandan IRGC: Catat, Pembunuhan Soleimani adalah Awal Keterusiran AS!

Mengenai sosok Soleimani yang melegenda, Nasrallah menyarankan kepada Menteri Luar Negeri AS Mike Pompoe, “Duduklah besok di depan layar televisi untuk menyaksikan arak-arakan paelayat di Teheran, sebagaimana Anda menyaksikannya di Ahwaz dan Masyhad hari ini.” (mm/raialyoum)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account