saleyhaLiputanIslam.com–Dalam artikel Tabayun berjudul Hoax BBC (Lagi dan Lagi), LI membahas mengenai berita hoax yang diproduksi BBC mengenai serangan senjata kimia di sebuah sekolah di Urm al-Kubra, Suriah. Berita itu ditayangkan dalam BBC 10 O’Clock News pada 29 Agustus 2013. Lalu, BBC membuat film dokumenter berdasarkan berita tersebut dengan judul ‘Saving Syria’s Children‘. Salah satu “aktris” dalam film itu adalah Dokter Saleyha Ahsan, dia berperan sebagai host atau pembawa narasi utama.

Siapakah sebenarnya Dr. Saleyha Ahsan. Mari kita simak foto-foto di akun facebooknya. Foto-foto ini sebagian sudah dihapus, namun sempat disimpan screen-shotnya oleh peneliti independen untuk kasus Suriah, Robert Stuart.

Foto di bawah ini memperlihatkan keakraban antara Dr Saleyha dengan kelompok “mujahidin” Libya yang angkat senjata menggulingkan Presiden Qaddafi. Saleyha bahkan terlihat ceria berfoto bersama anak remaja yang menjadi milisi, padahal tindakan menggunakan anak dan remaja dalam pertempuran adalah melanggar Konvensi Jenewa.

picture3

picture2picture6

Dua hari sebelum Qaddafi tewas, para pemimpin kelompok “mujahidin” itu bertemu dan berpose akrab dengan Menlu AS saat itu, Hillary Clinton.

hillary-libya

Dalam film BBC ‘Saving Syria’s Children‘ Dr Ahsan terlihat menjadi relawan lembaga sosial bernama “Hand in Hand for Syria” (HHS). Perawat yang muncul dalam film itu menit 31:17 diketahui sebagai aktivis HHS.

Salah satu pendiri HHS adalah Faddy Sahloul. Di akun facebooknya, dia memasang banner bertuliskan, “Kami akan mengadili Assad, tidak peduli berapa banyak nyawa yang harus dikorbankan, berapa besar bencana yang harus terjadi”. Kalimat ini sungguh mengerikan dan haus darah, sulit dipahami ada lembaga sosial seperti apa yang didirikan oleh orang seperti ini. Ini screeshot FB Sahloul.

picture1

Foto itu tentu saja akhirnya dihapus setelah ada kritikan di web koran Guardian.

HHS juga dicurigai melakukan kejahatan keuangan, sebagaimana ditemukan oleh aktivis perdamaian, Dr Declan Hayes, dalam penelitiannya dan ini sudah dilaporkan ke polisi dan Komisi Sosial (Charity Commission) di Inggris.

Dr Hayes mencatat bahwa HHS bekerja sama dengan ShelterBox International yang pendirinya dan mantan direkturnya saat ini tengah menghadapi tuntutan kriminal.

Bila kita cek postingan akun FB terbaru Dr Saleyha, dia bersuara persis sama dengan Samantha Power (Dubes AS untuk PBB): menyamakan Aleppo dengan Srbrenica (kota di Bosnia dimana terjadi pembantaian massal yang dilakukan oleh Serbia).

Dengan semua latar belakangnya ini, jelas Dr Saleyha (dan HHS) bukan narasumber kredibel. Mengapa BBC menggunakan seseorang yang terkait dengan kelompok teroris sebagai narasumber? Tentu saja, karena Inggris memang salah satu sponsor perang Suriah dan sudah menggelontorkan dana sangat banyak untuk mendukung para teroris. (dw)

Catatan: link-link (di vimeo dan taigs.com)  menuju video Saving Syria Children saat ini sudah tidak bisa diakses, namun dokumentasi dan screenshots bisa dilihat di sini.

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL