In Pictures: ISIL militants show Iraq’s Mosul under their controlLiputanIslam.com — Akhirnya, kelompok militan radikal Daulah Islam Irak dan Suriah resmi mendeklarasikan khilafah dan meminta kepada kaum muslimin untuk membaiat Abu Bakar al-Baghdady sebagai Amir. Seharusnya keberhasilan ini disambut dengan sukacita oleh kelompok-kelompok pengusung khilafah, namun kenyataannya ternyata tidak demikian. Pihak-pihak yang begitu  gencar menyuarakan tegaknya khilafah yang mengayomi umat Muslim – hingga menyerukan jihad ke Suriah [karena dianggap khilafah akan dimulai dari Suriah] – toh kini mereka menolak mentah-mentah.

Voa-Islam, akhirnya “curhat”. Dalam artikel yang berjudul “Reaksi Ulama Dunia Sikapi Pro-Kontra Deklarasi Khilafah ISIS” yang  dimuat pada tanggal 3 Juli 2014, ia menuliskan satu persatu ulama yang menolak berbaiat kepada Daulah Islam, yaitu:

  1. Lembaga Ulama Al Muslimin (Badan Ulama Islam) yang merupakan himpunan ulama Sunni Iraq menyeru kepada pihak yang mengumumkan apa yang mereka sebut sebagai khilafah Islamiyah di Iraq dan Syam untuk meralat kembali pengumuman tersebut dan membantu revolusi, dalam rangka mengutamakan maslahat umat dan negara. Selain itu sebagaimana pengumuman khilafah terjadi sepihak tanpa ada musyawarah dengan penduduk Irak dan Suriah, tidak ada akad pula dengan ahlul halli wa al aqdi (wakil dari umat) sedangkan mereka adalah dasar bagi bai’at.
  1. Dewan Syariah faksi perlawanan Suriah mengungkapkan bahwa deklarasi itu ‘tidak sah baik menurut syariat maupun akal. Pernyataan itu sendiri ditandatangani Dewan Syariah faksi-faksi besar oposisi Suriah, seperti Dewan Syariah Jabhah Islamiyah, Majlis Syura Mujahidin di daerah Timur, Dewan Syariah Pusat di daerah Timur, Dewan Syariah Jaisy Al-Mujahidin, Dewan Umum Ulama Islam di Suriah, Dewan Syariah di Idlib, Dewan Syariah Aleppo dan Dewan Syariah di Pesisir.“Klaim ISIS tentang batalnya kelompok-kelompok dan organisasi-organisasi Islam lainnya karena sudah di deklarasikannya Khilafah merupakan klaim yang tidak sah dan sangat tidak benar,” tegas pernyataan tersebut.
  1. Hizbut Tahrir, salah satu organisasi Islam yang paling menonjol menyerukan khilafah Islamiyah yang melihat khilafah sebagai solusi untuk semua masalah umat Islam – ternyata juga menolak khilafah Islam yang dideklarasikan ISIS. Dr. Mush’ab Abu Arqub, anggota Divisi Media Hizbut Tahrir Palestina, melihat ISIS perlu menunda sebentar pengumuman tersebut karena melihat gambaran tentang Daulah Khilafah yang di deklarasikan oleh ISIS belumlah jelas. Mestinya, saat khilafah diumumkan, ada yang namanya akad baiat, yang berarti sebuah pemerintahan yang berhukum dengan Kitab Allah dan Sunnah Rasulullah.

Hal ini adalah peristiwa ganjil. Mereka berbusa-busa membawa jargon khilafah, bahkan demi khilafah mereka menyerukan jihad dan menumpahkan darah kaum muslimin. Sampai hari ini, tidak kurang dari 160.000 jiwa melayang di Suriah, demi memperjuangkan tegaknya khilafah. Lantas, ketika khilafah sudah berdiri, mengapa mereka mengingkari?

Pengamat Timur Tengah, Dina Y. Sulaeman, sejak 17 Desember 2012 sudah menulis prediksi di blognya, tentang kemungkinan terjadinya perpecahan di kubu pemberontak Suriah, sebagai berikut:

“Seandainya Assad terguling dan kelompok jihad meraih kekuasaan,  di antara mereka pun akan muncul peperangan karena perbedaan manhaj; di antara mereka sejak awal sudah ada perbedaan visi, model pemerintahan Islam seperti apa yakan dibentuk? Sejak sekarang pun di antara mereka sudah saling kecam.”

ISIS, yang mengontrol daerah di Suriah (Raqqah) dan di daerah di Irak, telah terlibat pertikaian hingga saling bantai di Suriah melawan Front al-Nusra. Psda awalnya, kedua kelompok tersebut berasal dari rahim Al-Qaeda di bawah pimpinan  Ayman al-Zawahiri  (pengganti Osama bin Laden), namun kini mereka berpecah. ISIS menghendaki didirikannya khilafah di Irak dan Suriah, sementara Front Al-Nusra hanya menginginkan Suriah.

Masalahnya adalah, mungkinkah menegakkan khilafah jika pejuang khilafah itu sendiri tidak akur dan saling bantai satu sama lain? (ba)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL