Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Tabayun

Membedah Hubungan Syiah-Iran dengan Yahudi-Israel (1)

Published 31/07/2014 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

iran-v-israelKetika Palestina terutama wilayah Gaza saat ini dibombardir oleh Israel sehingga ratusan rumah hancur berantakan dan lebih dari seribu korban nyawa melayang, muncullah gelombang demonstrasi di berbagai negara menuntut penghentian pembantaian atas bangsa Palestina.

Aksi solidaritas ini bertepatan dengan momentum Ramadhan. Jum’at terakhir bulan ini adalah “Hari al-Quds Internasional” (International Al-Quds Day). Pada hari itu, masyarakat di seluruh dunia, di Timur maupun di Barat, apapun agama dan mazhabnya, turun ke jalan berdemonstrasi menuntut kemerdekaan mutlak Palestina dan mengecam penjajahan Israel.

Di pusat gerakan “Hari Al-Quds sedunia”, yaitu Iran, demonstrasi bahkan dihadiri jutaan warga sipil. Iran disebut pusat gerakan karena ide penetapan Jumat terakhir Ramadhan sebagai hari Al Quds berasal pemimpin spiritual Iran yakni Imam Khumaini.

Tapi, di sela-sela gelombang solidaritas yang melintas sekat-sekat agama, ras, bangsa, dan mazhab tersebut, muncul isu sektarian yang bisa melemahkan soliditas dan persatuan gerakan solidaritas Palestina. Isu yang muncul menyatakan bahwa “mustahil Iran memusuhi Israel, karena Syiah buatan Yahudi”. Iran dalam hal ini malah disebut sebagai sekutu Israel. Iran sebagai negara dengan mayoritas penduduk mermazhab Syiah, sebenarnya adalah antek Yahudi-Israel.

Anehnya, tuduhan konspirasi itu malah sama sekali tidak tertuju kepada negara-negara yang jelas-jelas memiliki hubungan diplomatik dengan Israel bahkan memiliki keterikatan dengan mereka. Lihatlah bagaimana Mesir menutup perbatasannya di jalur Gaza sehingga penduduk Gaza kesulitan mendapatkan bantuan. Perhatikan bagaimana negara-negara Arab begitu mesranya bersahabat dengan Amerika yang jelas-jelas mendukung penuh Israel. Lihatlah pula bagaimana demonstrasi mendukung Palestina dan mengecam Israel yang dilakukan oleh rakyat pun adakalanya dilarang oleh pemerintah negara-negara Arab. Lalu, apakah negara-negara tersebut disebut sebagai antek Zionis?

Isu ini terasa sangat aneh dan tidak bersesuaian dengan fakta-fakta empiris. Sejarah modern mencatat, Republik Islam Iran minmalnya selalu menjadi bagian dari gerakan pembelaan warga tertindas Palestina. Bahkan bisa dikatakan, Iran adalah negara yang berada di garda terdepan dalam menentang rezim Zionis-Israel dan Amerika. Sejatinya, solidaritas terhadap Palestina memang disuarakan oleh banyak pihak di dunia. Mereka memberikan bantuan dana dan ikut mengutuk Israel. Akan tetapi solidaritas itu umumnya berasal kelompok sipil dan rakyat negara-negara Muslim. Untuk level negara, Iran berada di barisan terdepan dalam hal dukungannya terhadap Palestina. Iran memberikan bantuan moral, memobilisasi rakyat untuk berdemo mendukung Palestina, mengirim relawan kemanusiaan, mengirim dana hibah untuk APBN, bahkan mengirim senjata kepada para pejuang HAMAS.

Ekonomi Iran sebagai pemilik cadangan minyak  keempat terbesar di dunia juga sering kali jatuh bangun. Karena apa? Karena adanya embargo dan sanksi ekonomi dari negara-negara arogan dunia. Mengapa sampai terkena embargo? Karena permusuhan keras Iran terhadap AS dan Israel; karena Iran disebut “negara teroris” gara-gara selalu membantu Hamas yang juga dicap sebagai “organisasi teroris”.

Akhir-akhir inipun, isu sanksi ekonomi dijatuhkan kepada Iran karena isu nuklir. Inipun akar kekhawatirannya adalah keamanan Zionis Israel. AS dan Barat menyatakan bahwa proyek energi nuklir Iran dikhawatirkan berubah menjadi proyek pembuatan senjata nuklir yang akan mengancam keamanan regional. Tentu semua sudah tahu, yang paling merasa terancam di kawasan itu adalah Israel.

Isu sektarian yang bertabrakan dengan fakta-fakta itu juga ternyata tak memiliki alur ilmiah, bahkan lebih cenderung pada fiktif dan manipulatif. Satu-satunya argumentasi yang diajukan dan sering diulag-ulang kembali kepada historitas berdirinya mazhab Syiah yang dinisbatkan kepada sosok “legenda” yang bernama Abdullah bin Saba’. Kita akan membahas masalah ini pada bagian selanjutnya. (hd/liputanislam.com)

baca: Membedah Hubungan Syiah-Iran dengan Yahudi-Israel (2)

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Tabayun

PBB: Terjadi Eksekusi-Eksekusi Cepat Bermotif Sektarian di Suriah

By Muhammad
Tabayun

Gencatan Senjata Diusulkan untuk  Gaza, Begini Beberapa Rinciannya

By Muhammad
Galeri

Falasi Zionis (6): Ada Teroris Membela Palestina

By Farid
Galeri

Falasi Zionis (5): Melawan Israel Itu Irasional

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account