Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Tabayun

Kesaksian Hafiz Al-Qur’an Asal Nigeria Tentang Iran

Published 20/05/2015 5 Min Read
Share
5 Min Read
SHARE

hafizLiputanIslam.com — Republik Islam Iran yang mayoritas penduduknya bermazhab Syiah masih saja menjadi bulan-bulanan kaum takfiri di seluruh dunia. Fitnah, propaganda, dan penyesatan informasi dilakukan secara masif dan berulang-ulang di berbagai media maupun mimbar. Meski demikian, tidak semua orang bisa dipengaruhi ataupun dikelabui, apalagi yang sudah pernah melihat langsung kondisi kehidupan masyarakat di negeri Mullah tersebut.

Hal itu pula yang dituturkan oleh seorang hafiz Al-Qur’an asal Nigeria, Mukhtar Muhammad Barnumi Mahmud,  yang menjadi peserta MTQ Internasional ke-32 yang berlangsung di Teheran. Sebagaimana dirilis oleh Kantor Berita Abna, 18 Mei 2015, ia mengaku mendapatkan penyambutan yang baik.

“Sejak kedatangan saya ke negara ini untuk mengikuti musabaqah ini saya mendapatkan sambutan dan pelayanan yang luar biasa dari para panitia, sementara dari awal saya tidak membayangkan akan mendapatkan pelayanan seistimewa ini.”

Mahmud, ketika ditanya pengalamannya mengikuti MTQ menyatakan, “Tahun 2007 saya ikut MTQ di Malaysia dan tahun 2009 saya tercatat sebagai peserta di musabaqah tafsir Al-Qur’an di Arab Saudi, dan saya mendapat peringkat ketiga pada waktu itu.”

“Dibandingkan penyelenggaraan MTQ di negara lain, saya menilai yang diadakan di Iran ini lebih baik dalam segala hal. Meskipun di negara-negara penyelenggara lainnya memiliki keistimewaan masing-masing namun penyambutan dan penyelenggaraan MTQ di Iran ini sangat memberikan kesan mendalam bagi saya, terutama sebelumnya sebelum diutus untuk mengikuti MTQ ini ada sedikit kekhawatiran dalam diri saya mengenai Iran karena saya banyak mendapat informasi yang negatif mengenai Iran. Namun hari ini saya malah tertarik kembali diutus lagi untuk mengikuti cabang-cabang lomba Qur’ani lainnya yang diadakan Iran secara internasional.” lanjutnya sambil tersenyum.

Muslim Nigeria yang mengaku bermazhab Maliki ini lebih lanjut menambahkan, “Imam Malik ra pernah berkata bahwa apa saja yang bisa menjadi penyebab hidayah bagi seseorang maka lakukanlah, terutama dalam menyebarkan pesan-pesan Al-Qur’an bagi umat manusia di dunia. Inilah yang mendorong saya untuk aktif dalam kegiatan Qur’ani seperti ini.”

“Pengalaman saya sebagai peserta MTQ, sebelumnya saya mengikuti MTQ di daerah saya dalam cabang hafalan Qur’an, kemudian secara bertahap saya mengikuti MTQ tingkat provinsi kemudian tingkat nasional. Dianggap bisa mewakili negara, sayapun kemudian menjadi delegasi Nigeria untuk mengikuti MTQ internasional di Malaysia, Arab Saudi, Emirat dan selanjutnya di Iran ini,” tambahnya.

“Yang istimewa di Nigeria negara kami, adalah orang-orang kaya sangat mendukung aktivitas menghafal Al-Qur’an. Mereka memberikan bantuan dana pada siapapun yang hendak menghafalkan al-Qur’an termasuk membiayai pendidikannya. Sayang, aturan pemerintah Nigeria sangat membatasi rakyatnya untuk bisa bebas menuntut ilmu ke luar negeri khususnya ilmu-ilmu agama,” jelasnya.

Di bagian akhir pembicaraannya, Muhammad Barnumi mengatakan, “Musuh-musuh Islam demi mempertahankan eksistensi dan kepentingannya sangat tidak rela jika umat Islam bersatu, karena itu mereka gencar melakukan propaganda agar umat Islam disejumlah negara muslim membenci dan memusuhi negara Iran, karena negara Iran-lah yang paling getol menggalakkan upaya persatuan umat Islam.”

“Bahkan bagian dari propaganda mereka menyebutkan, bahwa rakyat Iran itu bukan Muslim dan tidak memiliki hubungan apapun dengan Islam. Namun dengan mendatangi Iran secara langsung, dan membayangkan seberapa besar dana yang digunakan Iran untuk menyelenggarakan MTQ tingkat internasional ini dan itu berlangsung setiap tahunnya, maka saya katakan bahwa propaganda tersebut tidak benar. Rakyat Iran adalah juga Muslim, dan persatuan Islam bagi mereka sangat penting.”

“Para muballigh takfiri mengatakan kepada kami bahwa perempuan Iran itu bebas keluar rumah dan mau melakukan apa saja tanpa larangan dan aturan, namun saya melihat dengan kepala sendiri di Iran, sangat berbeda dengan apa yang mereka sampaikan, sangat jauh dengan realitas apa yang telah mereka propagandakan. Tidak ada satupun perempuan Iran yang saya lihat tampil bebas, semuanya mengenakan jilbab yang memenuhi hukum syar’i. Justru inilah yang paling menguatkan saya untuk merubah pandangan saya mengenai Iran dan penganut Islam Syiah.” tutupnya. (ba)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Tabayun

PBB: Terjadi Eksekusi-Eksekusi Cepat Bermotif Sektarian di Suriah

By Muhammad
Tabayun

Gencatan Senjata Diusulkan untuk  Gaza, Begini Beberapa Rinciannya

By Muhammad
Galeri

Falasi Zionis (6): Ada Teroris Membela Palestina

By Farid
Galeri

Falasi Zionis (5): Melawan Israel Itu Irasional

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account