Baiat ISIS di Solo. Foto: Al-Mustaqbal

Baiat ISIS di Solo. Foto: Al-Mustaqbal

Makassar, LiputanIslam.com – Acara sosialisasi Daulah Khilafah Islamiyah ala teroris transnasional ISIS kembali digelar, kali ini bertempat di Makassar, Sabtu, 19 Juli 2014. Menurut laporan Al-Mustaqbal, acara tersebur dilangsungkan diMasjid Ridho Jalan Pajjaiyang Daya Makasar.

Hadir sebagai pembicara adalah Ustadz Muh Basri Lc, dan bersama peserta, ia melakukan baiat kepada pemimpin ISIS, Abu Bakar al-Baghdadi.

Benarkah Abu Bakar Al-Baghdadi adalah sosok Khalifah yang harus dibaiat?

Sayangnya, Gordon Duff, analis politik terkemuka menyatakan bahwa kelompok teroris yang telah menyebarkan malapetaka di Irak dan Suriah ini, sesungguhnya tengah bekerja untuk melayani kepentingan badan-badan intelejen Israel dan AS.

“Sungguh seperti yang kita lihat di sini, mereka adalah organ (bagian) dari badan-badan intelejen. Mereka sepenuh hati melayani para tuannya di Tel Aviv, CIA, dan lainnya, untuk agenda gelap mereka,” kata Duff, dalam wawancaranya kepada Press TV, 21 Juli 2014.

Duff juga mengatakan bahwa ISIS yang saat ini beroperasi di Irak sedang berusaha untuk memerangi musuh-musuh Israel, dan berusaha untuk memecah Muslim Sunni dan Syiah.

Aksi terorisme yang dilancarkan ISIS di Irak, dengan mengambil alih daerah-daerah kaya minyak, telah menimbulkan ribuan korban jiwa, penduduk terpaksa harus mengungsi ke tempat yang aman dari konflik.

Dilain sisi, pernahkah terdengar kabar bahwa ISIS akan melindungi rakyat Palestina di Kalur Gaza yang kini tengah dibombardir Israel? Tidak ada. ISIS hanya memerangi sesama muslim semata.

“Sikap diam ISIS atas tragedi kemanusiaan di Gaza akibat serangan Israel, merupakan tanda yang paling jelas untuk mengetahui siapa mereka sebenarnya,” ucap Duff.

Artinya, tidak ada kawajiban sedikitpun bagi kaum Muslimin untuk menyatakan janji setia kepada budak kepentingan plot Zionis Internasional.

Operation Protective Edge, agresi militer Istael d Jalur Gaza yang telah berlangsung selama 16 hari, telah menelan setidaknya 641 korban jiwa, dan lebih dari 4.000 orang terluka. Pesawat tempur dan tank-tank Israel tanpa henti memborbadir Jalur Gaza, termasuk mengebom masjid dan rumah sakit.

Jumat terakhir bulan Ramadhan yang diperingati sebagai hari Al-Quds Internasional, akan diperingati dari berbagai penjuru dunia dengan turun ke jalan-jalan guna menyuarakan dukungan terhadap Palestina dan mengecam penjajahan Israel. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL