Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Tabayun

Cinta Pilih-Pilih dari Partai Berjargon “Cinta”

Published 17/03/2014 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE
cinta kerja harmoni
Sumber foto: Dakwatuna

LiputanIslam.com — Partai Keadilan Sejahtera, beberapa waktu yang lalu sempat menjadi pemberitaan di media massa lantaran salah satu calegnya ‘terduga Syiah’. Tentu, hal itu tidaklah mengherankan karena PKS adalah partai yang berideologi Ikhwanul Muslimin, yang rekam jejaknya di Indonesia ‘kurang ramah’ terhadap Syiah.

Misalnya, dalam kasus Syiah Sampang, Anggota Komisi VIII dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Raihan Iskandar, mendukung adanya ikrar “tobat” yang harus dilakukan oleh para pengungsi Syiah jika mau hak-haknya dilindungi. Raihan menuturkan bahwa para pengungsi Syiah ini mau tidak mau harus mengubah keyakinannya. Jika memang mereka tidak mau mengubah keyakinan, Raihan mengusulkan agar warga Syiah yang terdepak dari kampung halamannya melapor ke Kementerian Agama supaya Syiah dijadikan agama baru. “Kalau disahkan ada agama baru kita kan bisa saling menghormati. Jadi itu harus dilaporkan dulu ke kementerian,” imbuh Raihan, seperti yang dikabarkan oleh Kompas.

Sehingga, ketika beredar  isu bahwa Asri Rasjid (caleg nomor 4 DPRD Sulawesi Utara Dapil 2)  adalah pengikut Syiah dan ketua ABI (Ahlul Bait Indonesia), protes dari kader PKS pun bergema di seluruh Indonesia. Mereka semua sepakat, si ‘terduga Syiah’ harus diinvestigasi, diselidiki, diawasi agar jangan sampai kebobolan. Gayung bersambut, sekretaris DPD PKS Manado Irwan Burhan seperti diberitakan media alhikmah menyatakan bila terbukti Asri Rasjid syiah akan dipecat dan dicoret sebagai caleg. “Namun, soal pencalegan putusan akhirnya tergantung KPU. Karena sudah terdaftar disana. Tapi kita akan mencoretnya,” jelas Irwan.

Syiah No, Kristen Yes?

Tingkat kewaspadaan PKS dalam membentengi aqidah kadernya memang cukup diacungi jempol, bahkan, mereka tidak rela memiliki seorang kader dari mazhab Syiah, yang menurut Risallah Amman adalah mazhab yang sah dalam Islam. Sheikh Yusuf Qaradhawi, yang notabene ‘ulamanya IM’ pun turut menandatangani kesepakatan tersebut. Demi menjaga agar hak-hak Syiah terlindungi, kader PKS yang juga anggota DPR juga menyarankan agar Syiah ‘bertobat’ atau membuat agama baru. Seharusnya, Raihan Iskandar berkata seperti ini di hadapan Khaleed Meshal, pemimpin Hamas yang berideologi IM, yang menyusu pada Iran yang mayoritas rakyatnya, pemerintahannya, dan ulamanya bermazhab Syiah.

Namun anehnya, walau anti Syiah, ternyata PKS begitu ‘ramah’ terhadap pemeluk agama yang lain yaitu Kristen. Partai Keadilan Sejahtera ingin menunjukkan bahwa partai itu terbuka untuk semua golongan, terbuka juga bagi sesama warga Indonesia non-muslim. Sikap ramahnya  PKS  terhadap pemeluk agama lain terlihat dalam kampanye raksasa mereka yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno di Jakarta, Minggu 16 Maret 2014. Paduan suara gereja tampil di kampanye itu.

“Seperti Anda lihat tadi, mars PKS nyanyikan oleh paduan suara Gereja dari Ende, Nusa Tenggara Timur yang berkolaborasi dengan tim PKS dari berbagai daerah,” kata Presiden PKS, Anis Mata. Anis menuturkan PKS yang mengusung tagline kampanye ‘Kobarkan Semangat Indonesia’ ingin memperlihatkan semangat kebersamaan, solidaritas dan semangat cinta kasih.

Dia menambahkan, PKS mencari nilai utama apa yang bisa membuat bangsa ini menjadi kuat. “Kami tidak membawa kata sifat untuk kata Indonesia, seperti partai lain. Tapi kami mengambil nilai intinya,” ujar Anis.

Sebelumnya, jejaring sosial diramaikan oleh kader-kader PKS yang mengecam aksi dangdutan pada acara “Deklarasi Kampanye Damai Kota Padang”. Mereka menampilkan sikap islami para kadernya yang membaca Al-Quran, dengan ‘meledek’ parpol-parpol lain yang ikut berjoget dalam irama dangdut dalam acara tersebut, seperti yang dikabarkan Mosleminfo.com.

Jargonnya; cinta, kerja, dan harmoni. Namun sepertinya, cinta kasih dari partai ini adalah cinta yang “pilih-pilih. (ba)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Tabayun

PBB: Terjadi Eksekusi-Eksekusi Cepat Bermotif Sektarian di Suriah

By Muhammad
Tabayun

Gencatan Senjata Diusulkan untuk  Gaza, Begini Beberapa Rinciannya

By Muhammad
Galeri

Falasi Zionis (6): Ada Teroris Membela Palestina

By Farid
Galeri

Falasi Zionis (5): Melawan Israel Itu Irasional

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account