Foto: Liputan6

Foto: Liputan6

Jakarta, LiputanIslam.com — Sumbangan dari masyarakat untuk pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2, Joko Widodo-Jusuf Kalla (JK) semakin bertambah dari hari ke hari. Saat ini, jumlah sumbangan yang masuk ke tiga nomor rekening mencapai Rp 27 miliar.

“Tepatnya Rp 27.352.683.486,” kata Koordinator Media Centre Jokowi-JK, Zuhairi Misrawi di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (6/6) kepada Kontanonline.

Rekening BRI Jokowi-JK bernomor 122301000172309 menerima Rp 3.103.982.081. Rekening Mandiri bernomor 070-00-0909096-5 menerima Rp 4.415.814.074. Sementara rekening BCA bernomor 5015.500015 menerima sumbangan terbanyak, yakni Rp 19.832.877.331.

Zuhairi menuturkan, sumbangan tersebut masuk dari 26 ribu orang dan 5 perusahaan. “Ini membuktikan masyarakat ingin berpartisipasi. Dan ini sejarah demokrasi di Indonesia di mana capres tidak hanya dicintai, tapi juga capres bisa mendapatkan bantuan langsung dari masyarakat,” kata Zuhairi.

Refly Harun, pakar hukum tata negara kepada Jpnn mengungkapkan, bahwa upaya Jokowi –JK menggalang partisipasi publik dengan membuka rekening gotong royong langkah positif dalam politik. Langkah ini, selain mengajak masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam politik juga merupakan langkah berani mengelola dana publik secara transparan. Tidakkah rentan disalahgunakan?

“Kalau rekening dana kampanye kan terbuka. Yang penting, identitas penyumbang jelas. Kalu rekening bank itukan identitas harus jelas. Dan ada laporannya,” kata Refly di Jakarta, Jumat (30/5/2014).

Refly pun kembali menegaskan apa yang dilakukan Jokowi-JK justru positif karena mereka berani mengelola dana publik secara transparan. Hal ini juga pernah dilakukan oleh Presiden AS Obama saat menjadi kandidat presiden. Saat itu, Obama menerima sumbangan bahkan cuma sebesar 1 atau 2 dolar AS. (fa/LiputanIslam.com)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL