megawatiJakarta, LiputanIslam.com–Meskipun hasil hitung cepat (quick count) bukan hasil resmi pemungutan suara, namun dinilai dapat memprediksi kemenangan dalam pemilu. Hasil quick count berbagai lembaga survey menempatkan pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla unggul dari Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa. Hasil ini membuat Ketua Umum PDIP Megawati menangis haru dan berpelukan dengan putrinya, Puan Maharani.

Peristiwa haru ini terjadi di halaman rumah Mega, Kebagusan, Jaksel, Rabu (9/7/2014). Mega kemudian menyampaikan pernyataannya, antara lain terimakasih kepada para kader partai dan relawan yang telah bekerja keras untuk memenangkan pasangan Jokowi-JK.

Hasil quick count berbagai lembaga survei cukup beragam, sebagai berikut:

Litbang Kompas : 47,63% untuk Prabowo-Hatta dan 52,37 untuk Jokowi-JK.

LSI : 47,18% untuk Prabowo-Hatta, dan 52,82% untuk Jokowi-JK.

Cyrus Network : 48% untuk Prabowo-Hatta, dan 52% untuk Jokowi JK.

SMRC :  47,22% untuk Prabowo-Hatta,dan  52,78% untuk Jokowi JK

Indikator Politik: 47,35% untuk Prabowo-Hatta, dan 52,65%  untuk Jokowi JK

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Mahfud MD menilai proses penghitungan quick count adalah bagian dari “perang psikologis”. Dia mengingatkan bahwa angka yang dikeluarkan dari quick count bukanlah hasil resmi. Karena itu, ia mengimbau semua pendukung Prabowo-Hatta tidak perlu bereaksi secara berlebihan.

“Seluruh pendukung Prabowo-Hatta harap menerima pengumuman resmi dari Jakarta. Supaya bersikap tenang, jangan melakukan suatu apa pun,” kata Mahfud di rumah keluarga besar Prabowo Subianto di Jalan Kartanegara Nomor 4, Jakarta Selatan.(dw)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL