bosniaSarajevo, LiputanIslam.com–Nama Bosnia Herzegovina sudah sangat akrab bagi telinga rakyat Indonesia. Kita masih sangat ingat, betapa di tahun 90-an, saat Federasi Yugoslavia terpecah, Bosnia menjadi bulan-bulanan kekejaman orang-orang Serbia. Simpati pun mengalir dari berbagai belahan bumi Nusantara. Kini, Bosnia sudah menjadi kawasan yang stabil. Bahkan, dari sisi prestasi sepakbola, negeri Muslim ini menorehkan prestasi yang sangat mengagumkan. Berikut ini adalah beberapa catatan menarik terkait sepakbola Bosnia Herzegovina.

Peringkat yang Terus Melejit

Pertama kali terdaftar sebagai anggota Federasi Sepakbola Dunia (FIFA), yaitu pada tahun 1996, peringkat Bosnia ada pada angka 152. Artinya, peringkat Bosnia lebih rendah dibandingkan dengan Indonesia yang di tahun yang sama memiliki peringkat 119. Setelah 18 tahun berlalu, yaitu tahun ini, justru Indonesia yang berada di peringkat 152. Bagaimana dengan Bosnia Herzegovina? Negeri ini melejit ke peringkat 25. Bahkan sebenarnya, beberapa bulan sebelumnya (agustus 2013), peringkat dunia Bosnia Herzegovina sempat berada di angka 13. Sebuah pencapaian yang sangat mencengangkan.

Partisipasi di Piala Dunia

Pada Piala Dunia Afrika Selatan 2010 lalu, Bosnia hampir saja menorehkan sejarah keikutsertaan di ajang olahraga terbesar sejagat ini. Di tahun itu, Bosnia Herzegovina kalah di babak play-off dari timnas Portugal. Bosnia Herzegovina akhirnya berhasil mengobati luka empat tahun lalu itu dengan lolos secara langsung ke putaran final Piala Dunia 2014 Brasil. Memuncaki klasemen kualifikasi Piala Dunia dengan menjalani 10 pertandingan, Bosnia memenangi delapan pertandingan dan sisanya masing-masing sekali seri dan sekali kalah. Permainan menyerang dan pertahanan yang solid membuat Bosnia menjadi tim yang paling rajin mencetak gol keempat setelah Jerman, Belanda dan Inggris.

Dari 10 laga, Bosnia 30 kali memasukkan dan hanya kemasukan 6 kali. Ajang kali ini merupakan debut bagi negara dengan jumlah penduduk sekitar 369.000 orang. Catatan itu merupakan motivasi tersendiri bagi Bosnia untuk tidak diremehkan pesaingnya. Di Brasil, Bosnia Herzegovina tergabung di Grup F bersama Argentina, Iran, dan Nigeria. Banyak pengamat memprediksikan bahwa hanya Argentina sajalah yang akan menjadi lawan berat Bosnia Herzegovina.

Edin Dzeko

Edin Dzeko menjadi jaminan kesuburan lini depan Bosnia. Nama Edin Dzeko mencuat seiring transfer yang harus dibayarkan Manchester City kepada Wolfsburg yang mencapai 30 juta Euro lebih. Bersama Manchester City, Dzeko sudah meraih gelar di antaranya Premier League, FA Cup, FA Community Shield. Saat ini Dzeko sudah mengemas 33 gol dari 58 pertandingan yang dimainkan bersama timnas Bosnia. Edin Dzeko kemungkinan akan berduet dengan Vedad Ibisevic di lini depan dan dibantu gelandang serba bisa yang kini bermain untuk AS Roma, Miralem Pjanic. Mampukah Dzeko membuktikan ketajamannya? (by/dari berbagai sumber)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL