Sumber: kelanakota.suarasurabaya.net

Jakarta, LiputanIslam.com– Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa setiap kepemimpinan baik di kementerian, lembaga, badan dan semuanya apapun namanya harus teguh memegang ideologi Pancasila. Rasa memiliki ideologi itu akan nampak dari setiap produk atau kebijakan yang dikeluarkan sesuai  dengan Ideologi Pancasila.

Demikian itu disampaikan Presiden pada acara Presidential Lecture Mengenai Internalisasi dan Pembumian Pancasila, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (3/12) siang.

“Begitu juga kita, mestinya di setiap kementerian, di setiap lembaga, di jajaran TNI, Polri, Jaksa Agung, BIN semuanya sama. Kepemimpinan harus memegang yang namanya ideologi, tanpa juga harus kita sampaikan, tetapi rasa memiliki ideologi itu kelihatan,” ucapnya.

Presiden mengingatkan bahwa tidak mungkin negara sebesar Indonesia ini bisa kokoh bersatu seperti ini kalau ideologinya berbeda-beda. “Sekali lagi, setiap produk kebijakan, produk regulasi, produk undang-undang, rasa ideologi Pancasila itu harus ada. Kalau tidak, sekali lagi, enggak tahu mau ke mana kita,” tegasnya.

Ia mencontohkan berbagai program yang dibuat seperti Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), Program Keluarga Harapan (PKH) di dalamnya ada ideologinya. “Lihat lebih dalam lagi ada apa di situ. Kemanusiaan, peri kemanusiaan, ada di situ. BBM satu harga, ada ideologinya di situ? Saya jawab, ada, saya pastikan ada. Keadilan sosial ada di situ,” ujarnya.

Baca: Kemenag Buka Seleksi Calon Anggota BAZNAS 2020-2025

“Infrastruktur, jangan dilihat tidak ada ideologinya. Orang hanya melihat fisiknya atau orang hanya melihat urusan ekonominya. Tidak, ini adalah mempersatukan. Di situ ada persatuannya,” tandas Presiden. (aw/setkab/kominfo).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*