Sanaa, LiputanIslam.com –   Ketua Dewan Tinggi Politik Yaman Mahdi al-Mashat meresmikan pameran industri militer “Syahid Salih al-Samad” di Sana, ibu kota Yaman, Ahad (7/7/2019).

Pada kesempatan itu al-Mashat bersumbar pada tahap mendatang akan banyak kejutan senjata-senjata baru yang,  menurutnya, akan menciptakan kondisi baru dalam perimbangan kekuatan militer Yaman melawan pasukan koalisi Arab pimpinan Arab Saudi.

Dia menekankan bahwa senjata-senjata baru itu jelas akan memperkuat militer Yaman hingga dapat mengubah jalannya perang karena senjata-senjata itu merupakan alutsista “pencegah dan penting.”

Dia kemudian memamerkan beberapa senjata baru, termasuk rudal bersayap (cruise) “Quds-1” dan pesawat nirawak (drone) pengintai Samad-3 dan Samad-1  serta pesawat nirawak pembom Qasef K-2.

Baca: Serangan Pasukan Yaman Tewaskan Sejumlah Komandan Pasukan Koalisi Arab

Sumber-sumber militer Yaman menyebutkan bahwa senjata-senjata baru itu menampilkan perkembangan signifikan dalam sejarah kekuatan militer Yaman, terutama senjata-senjata yang telah berhasil diujicoba lalu terbukti efektivitasnya di medan pertempuran sebelum diumumkan secara resmi keberadaannya, serta memiliki teknologi mutakhir.

Pakar militer Yaman Abed Mohammad al-Thaur menyebut rudal Quds sebagai pesan kebangsaan dan ke-Araban terhadap Saudi dan sekutunya sekaligus pesan kepada masyarakat internasional bahwa pasukan Yaman mampu mengendalikan perang dan mencapai tujuan-tujuan yang diinginkannya.

Sementara itu, di hari yang sama Pasukan Drone Yaman dilaporkan telah melancarkan lagi beberapa serangan drone ke bandara Abha dan Jizan di bagian selatan Arab Saudi.

Baca: Ansarullah Yaman Serang lagi Bandara Jizan dan Abha di Arab Saudi

Juru bicara militer Yaman yang bersekutu dengan gerakan Ansarullah (Houthi, Brigjen Yahya Sarie), mengatakan bahwa Qasif K-2 telah dikerahkan lagi untuk menggempur posisi-posisi militer penting di kedua bandara tersebut.  Dia juga memastikan bahwa serangan yang tak lain merupakan balasan atas invasi militer dan blokade pasukan koalisi terhadap Yaman itu tepat mengena sasaran sehingga menghentikan navigasi udara di kedua bandara tersebut. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*